BC Karimun Gagalkan Penyelundupan Rokok di Perairan Moro dan Kandur Karimun ‎


DEWAN PERS WARTAKEPRI

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 13

Tangkapan Rokok di BC Karimun

KARIMUN, WARTA KEPRI.CO.ID – Penyelundupan rokok dari kawasan bebas ke sejumlah Pulau dan Luar Negeri kembali digagalkan oleh Petugas Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Tanjung Balai Karimun. Tiga penangkapan ini semua berawal di tahun 2016.‎

Pencegahan pertama di lakukan di perairan Tanjung Batu Kundur, Selasa (5/1) lalu. Di mana Kapal patroli kita BC 15034/Spider menemukan 2 kardus rokok yang termasuk ke dalam Barang Kena Cukai (BKC) di atas kapal penumpang MV Marina Srikandi. 
Terungkap saat kapal BC menyandarkan ke MV Srikandi. Setelah diperiksa anggota menemukan dua rokok kawasan bebas ” kata Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean B Tanjung Balai Karimun, Abien, Kamis (21/1/2016), kepada wartawan.‎

Selanjutnya kapal patroli KPPBC menyandarkan KM Simpang Raya di perairan Tanjung Riau Moro pada Jumat (8/1) sekitar pukul 18.15 WIB. Petugas kembali menemukan dua kardus rokok kawasan bebas.

Hanya berselang satu hari, Sabtu (9/1), petugas KPPBC kembali menemukan dua karton rokok kawasan bebas di atas KM Tersanjung di perairan Moro.

“Dari enam karton tersebut ditemukan 365 slop rokok merk H-Mild, 149 slop merk Luffman Merah, 59 slop merk Thunder dan 59 slop Luffman Classic. Totalnya hampir Rp 38 juta,” papar Abien.

Tindakan ini telah melanggar UU No. 39 tahun 2007 tentang perubahan ayat atas UU No. 11  tahun 1995 tentang cukai pasal 27 ayat 3 dan 4 dan 54. Kasus penyelundupan rokok ini masih ditangani seksi penindakan dan penyidikan (KP2) KPPBC Tanjung Balai Karimun.

” Di kawasan bebas harganya Rp 6.000. Jika kena cukai maka harga jual nya Rp 13.000. Kerugian negara dari cukai sekitar 50 persen dari harga,” ujar Abien. (rom/swd)

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 13


Berita Terkait




PEMPROV KEPRI
DPRD BATAM
PEMKAB BINTAN
PEMKAB LINGGA
SAMSAT KEPRI KODIM BATAM