Hotel dan 3 Tower Apartemen akan Hadir Lifestyle Center Nagoya City Walk Batam

DEWAN PERS WARTAKEPRI

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 28

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Sebagai perusahaan pengembang perumahan berskala besar di Indonesia, Ciputra Group dalam waktu dekat ini akan melakukan pengembangan pada kawasan Nagoya City Walk Kota Batam. Peluang pengembangan kawasan tersebut dimanfaatkan, mengingat Kota Batam yang semakin berkembang dalam beberapa tahun terkahir ini, dan itu didominasi oleh pembangunan perumahan baik landed house maupun hunian vertical/apartement, serta pengembangan lifestyle center.

Dalam proyek revitalisasi lifestyle center Nagoya City Walk itu, melalui PT Citra Graha Pertiwi, Ciputra Group bekerjasama dengan PT Supreme Global Investment (SGI) dan PT Batama Nusa Permai. Dimana nantinya kawasan Nagoya City Walk, akan ditingkatkan positioningnya menjadi kawasan hunia premium yang terintegrasi dengan destinasi wisata belanja serta lifestyle centre pada skala Kota Batam sendiri. Semua itu akan dimulai dengan meningkatkan intensitas pembangunan dan populasi kawasan melalui pengembangan hunia vertical/apartement.

Berdasarkan itu, optimisme untuk keberhasilan kerjasama ini disampaikan oleh Managing Directur Ciputra Group, Budiarsa Sastrawinata yang mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan kebanggaan tersendiri untuk berkontribusi dalam pengembangan wilayah Nagoya yang telah lama menjadi sentra perdagangan dan bisnis di Batam. Dengan telah berpengalaman lebih dari 30 tahun, Cipta Group secara konsisten berkontribusi dalam pengembangan property, komersial termasuk pengembangan kawasan mixed use development di Nagoya.

“Kami sangat bangga dengan terjalinnya kerjasama ini, dan tentunya kami sangat yakin semua itu akan berhasil,” ujarnya kepada mass media di Novotel Batam, Rabu (3/8/2016).

Dari hasil kerjasama ini, kata Budiarsa, rencananya akan segera dimulai dengan proses pembangunan 2 tower apartement dan revitalisasi lifestyle center pada tahap awal. Kemudian dilanjutkan dengan tahap 2 yang akan dibangun 1 tower hotel, 3 tower apartemen dan redevelopment pusat perbelanjaan tahap 2 untuk mencapai kapitalisasi revenue senilai 5 Triliun rupiah pada kedua belah pihak.

Menanggapi hal tersebut, Dirut PT Batama Nusa Permai, Anas menuturkan bahwa pada skala Kota Batam, Nagoya adalah distrik yang didominasi aktivitas ritel komersial, dan kawasan itu terbentuk dari aktivitas pelabuhan Batu Ampar yang sudah lama beroperasi. Sehingga dengan adanya proyek Revitalisasi Lifestyle Centre Nagoya City Walk menjadi Integrate Mixed-Use Development ini, sejatinya kawasan tersebut akan semakin hidup, terlihat modern dan menguntungkan dari sisi investasi.

Ditempat yang sama, Presdir PT SGI Graha Pratama, Soehendro Gautama juga menambahkan bahwa proyek revitalisasi serta pengembangannya untuk kawasan niaga akan menerapkan konsep Eco Culture atau konsep ramah lingkungan yang berpadu apik nan modern dengan menyediakan ruang social aktif serta sirkulasi udara untuk memberikan kenyamanan pengunjung dan penghuni.

“ Komitmen bersama ini, akan menjadi landasan bagi revitalisasi sekaligus pengembangan lanjutan kawasan niaga serta hunia terpadu di kawasan Nagoya. Kami berharap strategi pengembangan dan revitalisasi lifestyle center yang telah diramaikan oleh tenant kelas atas seperti Duck King, Bebek Tepi Sawah, J-Co dan lainnya mendapat apresiasi dari seluruh masyarakat Kota Batam. Sekiranya upaya kami ini dapat turut memberikan kontribusi kecil demi terwujudnya Kota Batam sebagai Bandar Dunia Madani yang berdaya saing, maju, sejahtera dan bermartabat,” ucapnya.

Dijelaskan Soehendro, saat ini konsepnya sedang dipersiapkan. Sedangkan untuk perizinannya, terlebih dahulu mesti merampungkan konsepnya. Diperkirakan dalam waktu 2 bulan kedepan, diharapkan konsep dan izin tersebut sudah terselesaikan. Mengenai luas lahannya, lebih kurang sekitar 4 hektar, dan disanalah nantinya akan dibangun tower yang sesuai dengan standar pembangunan IFC.

Sedangkan untuk jumlah apartementnya sendiri, diperkirakan totalnya mencapai 3500 unit dengan luas yang bervariasi. Modelnya akan disesuaikan dengan pasar local di Batam, yang harganya dimulai dari Rp 500 juta. Semua itu, disesuaikan dengan daya serap pasar local di kota melayu ini, tandasnya. (ichsan)

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 28
DPRD BATAM
 Warta Kepri
SMART FREN
 Warta Kepri

Berita Terkait



PEMPROV KEPRI
PEMKO TANJUNGPINANG
PEMKO BATAM PEMKAB LINGGA
PEMKAB BINTAN
PEMKAB LINGGA