Pemko Tanjungpinang Masih Berlakukan Surat Pengganti KTP El ‎

DEWAN PERS WARTAKEPRI

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 0

WARTAKEPRI.co.id, TANJUNGPINANG – Kepengurusan kartu tanda penduduk Electronic (KTP-el) di kantor Dinas Kependudukan dan catatan sipil (Disdukcapil) Pemko Tanjungpinang daftar tunggu untuk pembuatan KTP-el menumpuk.

Ini dikarenakan blanko KTP-el yang minim, sementara blanko KTP-el yang dari pusat untuk tahun ini tidak dapat di cetak.

Mardiliana Kabid Disdukcapil Pemko Tanjungpinang menjelaskan ini karena perusahaan yang mau ikut tender proyek pengadaan blanko KTP-el belum ada, adapun kontraktor sebelumnya di periksa oleh KPK

“Saat ini blanko yang tersedia di Disdukcapil sekitar 2.500 lembar,sedangkan masyarakat yang melakukan kepengurusan KTP-el sekitar 5.000 lembar,” tuturnya.

Bagi masyarakat yang membutuhkan KTP cepat sebagai identitas atau pengurusan lain, ada solusinya. Yaitu Disdukcapil mengeluarkan Surat Keterangan pengganti KTP-el.

Diujarkannya lagi, untuk masyarakat yang membituhkan secepatnya untuk kepengurusan hal yang penting dapat menggunakan surat keterang pengganti dari pihak Disdukcapil.

Diungkapkannya, nanti fungsinya bisa melakukan kepengurusan yang memakai KTP-el, sedangkan untuk masa berlakunya bisa selama 3 bulan.

“Jadi sementara menggunakan surat keterangan tersebut, sambil menunggu blanko KTP-el ada lagi,” bebernya.

Jadi tidak heran bila ada surat rekomendasi dari kecamatan ataupun kepengurusan KTP-el bisa sampai tiga bulan, ini karena menunggu proses antrean ketersediaan blanko.

Sehingga tak heran, jika kini rekomendasi dari kecamatan, pengurusan KTP-el bisa dua sampai tiga bulan. Hal ini dikarenakan menunggu proses antrean dan ketersediaan blanko.

”Secara prosedur harusnya paling lama seminggu, bahkan bisa hanya empat hari. Tapi karena blanko tidak ada, makanya sekarang bisa lebih dari itu,” terangnya.

Memang proses entri data ke Kemendagri 2-3 hari. Setelah data diterima, baru dicetak. Ini kalau tidak ada kendala. Makanya Standar Operasional Prosedur (SOP)-nya maksimal 7 hari. Jika sudah siap, biasa petugas menghubungi melalui SMS orang yang bersangkutan untuk mengambil atau langsung diberikan ke kecamatan.

jumlah masyarakat yang mengurus KTP-el setiap harinya bervariasi, namun beberapa bulan terakhir ini memang terjadi lonjakan karena ada dua kecamatan yang alat perekamannya rusak. Sehingga masyarakat dialihkan ke Kantor Disdukcapil.

“Jadi untuk sehari hanya bisa sampai 80-90 lembar untuk dicetak, jadi masyarakat untuk Tanjungpinang harus bersaba,” tutupnya.(makmur)

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 0

Berita Terkait




PEMPROV KEPRI
DPRD BATAM
PEMKAB BINTAN
PEMKAB LINGGA
SAMSAT KEPRI KODIM BATAM