Dukung Bank Sampah, Seluruh ASN Wajib Setor Sampah Platik 1 Kg per Bulan


WARTAKEPRI.co.id – Seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Banyumas, diwajibkan setor sampah plastik ke organisasi perangkat daerah (OPD) masing-masing sebanyak 1 kg tiap bulan. Kebijakan tertuang dalam Surat Edaran Bupati Banyumas Nomor 660/7376/2016 yang ditandatangi akhir tahun 2016 lalu.

Seperti dikutip dari suaramerdeka.com, Kebijakan tersebut bulan ini mulai diuji coba di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan sementara sampah yang terkumpul dikelola oleh bagian umum yang ditugasi mengelola bank sampah untuk organisasi perangkat daerah tersebut (OPD).

Bupati Achmad Husein mengatakan, kebijakan tersebut dikeluarkan dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah mengurangi dampak sampah anorganik. Keberadaan sampah tersebut sudah menjadi masalah utama lingkungan.

” Sampah anorganik atau sampah plastik disetorkan ke kantor OPD tempat masingmasing ASN bekerja. Setelah itu, baru disetorkan bank sampah,” katanya, Senin (30/1/2017).

Melalui kebijakan tersebut, Husein berharap kalangan ASN di Pemkab Banyumas bisa menjadi inspirator bagi masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondisi lingkungan. Setelah itu, bisa mendorong dan mempelopori di lingkungan rumah masing- masing maupun kantor tempat kerja.

Disebutkan Bupati, produksi sampah di Banyumas mencapai 960 ton per hari. Sebagian dari volume sampah tersebut, merupakan sampah anorganik yang sulit terurai dan bisa menjadi beban dan sumber pencemaran lingkungan.

” Melalui kebijakan ini, sampah dapat yang dikumpulkan bank sampah bisa diubah menjadi barang yang bernilai ekonomis melalui proses daur ulang,” katanya.

Kepala Bidang Kebersihan dan Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup, Ngadimin mengatakan, kewajiban setiap ASN di Pemkab Banyumas untuk menyetorkan sampah anorganik sebanyak 1 kg per bulan, dipastikan bulan ini belum efektif berjalan. Pasalnya keberadaan SE tersebut masih dalam tahap sosialisasi, sehingga belum efektif dilaksanakan untuk semua OPD.

WartaKepri ini melihat program yang mungkin bagus diberlakukan diseluruh pemerintah di Indonesia. Dan, semoga juga konsep ini dapat diadopsi oleh pemrintah di Kota Batam dan daerah lain di Kepri.(suaramerdeka)







KADIN _ FORPI