Keindahan Laut Anambas Inilah yang Ditawarkan Menteri Susi ke Raja Salman

WARTAKEPRI.co.id‎, ANAMBAS, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti akan menyodorkan draft MoU kerja sama dengan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulazis di sektor kelautan dan perikanan.

Selain industri pengolahan perikanan, Susi mengajak Arab Saudi mau berinvestasi mengelola pulau-pulau kecil di Indonesia.

Kasubdit Pulau-Pulau Kecil dan Terluar KKP Ahmad Aris mengungkapkan, ada dua pulau yang potensial bisa dikelola oleh investor termasuk dari Arab Saudi. Pulau pertama adalah Anambas di Kepulauan Riau pemekaran dari kabupaten Natuna sedangkan pulau kedua adalah Morotai di Maluku.

“Jadi tentu pulau yang memiliki nilai destinasi wisata seperti Anambas dan satunya lagi Morotai,” kata Ahmad kepada kumparan, Rabu (1/3/2017).

Menurut Ahmad kedua pulau ini sudah dikenal dunia karena keindahannya dan telah memiliki infrastruktur yang cukup baik.

Misalnya kepulauan Anambas yang dikenal dunia sebagai salah satu pulau eksotik yang memiliki laut jernih serta karang yang cukup indah. Pemandangan serupa juga ditemui di Morotai.

“Bahkan kelebihan Morotai itu adalah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK),” imbuhnya.

Selain Pulau Anambas dan Pulau Morotai, ada 10 lokasi pulau konservasi yang bisa disulap menjadi wisata konservasi. Salah satunya adalah di Kupang (Nusa Tenggara Timur) dan Padaido (Papua).

“Jadi lokasi yang lain kawasan konservasi seperti Kupang dan Padaido. Ada beberapa kawasan lain itu jumlahnya 10 lokasi,” tutupnya.

Anambas tidak hanya punya satu atau dua pulau menawan, ada belasan bahkan puluhan pulau-pulau cantik.

Seperti untaian kalung mutiara yang tidak pernah terputus, begitulah gugusan pulau di kabupaten di Provinsi Kepulauan Riau itu. Nyaris semua pulaunya memiliki pantai berpasir putih.

Sebut saja Pulau Berhala, Pulau Ayam, Pulau Durai dan Pulau Kuku. Belum lagi pulau utama, Pulau Tarempa yang memiliki sejumlah pantai dengan pesonanya masing-masing.

Anambas memiliki total 255 pulau. Jumlah itu mencakup 26 pulau yang telah dihuni dan 249 pulau yang masih kosong.

Secara lokasi, Anambas juga begitu strategis dan dekat dengan negara tetangga seperti Malaysia hingga China.

“Anambas punya 255 pulau, 26 itu sudah berpenghuni, 249 masih kosong, 5 pulau adalah pulau terluar yang berbatasan langsung dengan negara tetangga. Daratan 1,3%, laut 89% lebih, jadi itulah Anambas secara seutuhnya,” ungkap Abdul Haris Bupati Kabupaten Anambas Kepada Media belum lama ini.

Menyadari potensi wisata yang ada di Kepulauan Anambas, Haris beserta Wan Zuhendra selaku Wakil Bupati Kepulauan Anambas mengaku sangat antusias untuk mengembangkan potensi pariwisata Anambas.

Sekretaris daerah Kabupaten Anambas Sahtiar kepada wartakepri.co.id menjelaskan berapa waktu lalu.

Untuk mencapai kabupaten itu, pelancong bisa menumpang pesawat ke Bandara Matak yang dikelola perusahaan minyak dan gas bumi Conoco Phllips.

Biasanya ada pesawat yang terbang reguler untuk mengantar pekerja perusahaan asing itu dan bisa ditumpangi oleh umum. Sampai saat ini, hanya itulah akses lewat udara.

Saat ini pemerintah tengah membangun bandara baru yang diharapkan bisa beroperasi.

Selain jalur udara, Anambas juga bisa digapai melalui transportasi laut dengan menumpang KM Bukit Raya, KM Sabuk Nusantara, KM Gunung Bintan dan beberapa kapal lainnya yang berlayar secara reguler dalam rentang waktu beberapa kali dalam sebulan.

Caranya dengan mengoptimalkan keindahan bawah laut Anambas serta hasil peri kanannya yang begitu kaya insya allah Kepulauan anambas menjadi tujuan destinasi nasional dan internasional.(kumparan, rikyrinov)

Ket foto: Fb Nuansa Biru anambas.