Fatur Pelajar SMP 4 Batam Direkomendasikan Indra Syafri Masuk ke Timnas U16


PEMPROV KEPRI

Please follow and like us:

  • 0

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Pembina dan Pendiri serta tim pelatih Klub Sepakbola Padang All Star tengah bergembira karena empat anak didikan mereka lolos seleksi tahap pertama untuk masuk Tim Nas usia 19 yang akan dilatih oleh Pelatih Nasional Indra Syafri.

Mereka adalah Farrel Akbar Alesandro, (1999), Dimas Adiguna Mustaqim (1999) dan Gusti Rinanda Putra (1999). Bahkan satu pemain muda atas nama Fatur Adam Setiawan (16) direkomendasikan oleh Indra Syafri untuk langsung masuk Tim Nas usia 16 tahun dibawah pelatih Fachri Husaimi.

” Jadi sewaktu seleksi pemain tingkat Provinsi Kepri, ada belasan klub sepakbola di Kepri mengirim calon calon pemain mereka untuk diseleksi langsung oleh Pelatih Indra Syafri. Total pemain ada 500 pemain, dan akhirnya setelah diuji secara independen oleh Indra Syafri, dinyatakan untuk lolos tingkat Provinsi Kepri ada tiga pemain dari Padang All Star untuk seleksi Regional di Pekanbaru nanti.

Dan, ternyata bersyukur juga anak kami satu langsung direkomendasikan Pelatih Indra Syafri masuk Tim Nas usia 16 tahun. Dan, kemungkinan pemain atas Fatur dalam waktu dekat akan berangkat dan bergabung ke Jakarta. Ini membanggakan, ditengah kurangnya perhatian pemerintah dalam bentuk dana daerah untuk pesepakbola remaja kita saat ini,” ujar Yusra Indra, mantan Pemain PS Batam dan Pembina Padang All Star, Minggu (12/3/2017).

Yusra Indra yang didampingi Nazirwan, Pelatih Inti Padang All Star kepada WartaKepri.co.id menjelaskan terpilihnya tiga pemain usia 19 dan satu usia 16 ini berkat tangan dingin dari pelatih Nazirwan yang melatih anak anak hingga berhasil sementara ditingkat Kepri.

” Kita doakan tiga anak anak Padang All Star itu berhasil lolos dalam seleksi di Pekanbaru. Karena, mereka akan diuji lagi dengan pesepakbola lainnya dari Aceh, Medan, Padang dan Pekanbaru. Informasinya ada 30 anak, yang kemungkinan akan dipilih hanya 5 orang saja. Semoga satu dari tiga yang lolos kemarin juga lolos ke tingkat nasional, alias masuk Tim Nas Usia 19,” tambah Nazirwan.

Dijelaskan Yusra dan Nazirwan, untuk proses seleksi dari pelatih Indra Syafri diawali dengan spontanitas para pesepakbola di Batam dan dikomunikasikan dengan Asprov PSSI Kepri. Setelah mendapatkan surat dari Asprov PSSI Kepri, Pelatih Indra Syafri yang setuju akan datang seleksi ke Batam akhirnya terwujudkan.

” Ini murni insiatif kami agar anak anak pesepakbola di Kepri ini berhasil mengangkat nama Kepri di Sepakbola Nasional. Walau pemerintah daerah dan Koni masih berjanji. Kita tidak larut dengan janji saja, makanya inisiatif diperlukan agar klub bola di Kepri tidak sekedar hanya berlatih saja, tapi mampu tembus level nasional. Dan itu, kita mulai dari usia dini,” terang Yusra yang mengaku butuh realiasasi janji janji pemerintah tersebut.

Sementara itu, Nazirwan yang mengaku hidupnya untuk sepakbola dan mengaku miskin karena bola itu dapat bisa tersenyum karena Fatus anaknya yang kedua masih duduk dikelas SMP 4 Batam, direkomendasikan masuk Timnas Usia 16.

” Kami tunggu panggilan dari pihak Timnas Usia 16, dan semoga kesempatan langka ini dapat terwujud 100 persen. Oleh itu, kami mengundang para pejabat dan petinggi daerah ikut melepas Fatur nanti berangkat ke Timnas. Karena, di Provinsi lain, anak anak yang lolos Tim Nas, yang mengantar dan melepas adalah pimpinan daerah masing masing. Karena, mereka tahu, ketika mereka main dalam tim nas, yang disebut bukan saja namanya, tetapi provinsi mereka berasal,” pinta Nazirwan. (dedy suwadha)

Please follow and like us:

  • 0

DPRD BATAM
PEMKAB BINTAN
PEMKAB LINGGA
SPACE IKLAN