Anggota PMI Tagih Utang Hotel, Ini Jawaban Mengecewakan Pejabat Dinkes Anambas

WARTAKEPRI.co.id, TANJUNGPINANG – Pejabat Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Anambas tahun 2013 dinilai tidak beritikad baik ke seorang anggota Palang Metah Indonesia (PMI) Kabupaten Kepulauan Anambas.

Dulu sang pejabat akan akan mengganti uang penginapan Hotel Kaputra yang terletak di Jalan Wiratno Kota Tanjungpinang. Padahal kegiatan ini telah lama dilaksanakan pada tahun 2013 lalu.

Dalam kegiatan itu, anggota PMI Anambas ditugaskan untuk ikuti pelatihan
satuan tanggap bencana (satgana) yang diadakan oleh PMI Provinsi Kepri, sementara dana yang dipergunakan berasal dari dana salah satu anggota PMI Anambas, sebelum pindah hotel ke Bintan Plaza Tanjungpinang.

Hal ini disampaikan oleh M Ramadhan salah satu Anggota PMI Kabupaten Anambas menyampaikan kepada media ini.

” Kita merasa dibohongi oleh Dinas Kesehatan Anambas yang mana saat itu dijabat oleh Said Damri. Dan, ternyata saat ini Said Damri tersandung kasus korupsi dana kesehatan Kabupaten Kepulauan Anambas. Dulu, janjinya 2013 ya kita cairkan. Dan, janji Senin sampai saat ini 2017 belum juga cair. Kita bertanya adakah itikad baik dari pejabat yang menggantikan Said Damri,” tutur Ramadhan.

Ditambahkan Ramadhan, untuk menyelesaikan masalah ini, akan melayangkan surat resmi kepada PMI provinsi Kepri, dan BPK kepri dan minta di Audit kembali dana tersebut.

Ramadhan mengunjungi mantan Kepala Dinas Kesehatan Anambas Said Damri di rumah tahanan klas 1 Tanjungpinang agar bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Namun Said malah menyarankan agar Ramadhan menjumpai saudara Paras yang bertugas di lingkungan dinas kesehatan itu sendiri.

” Jangan minta ke saya, mintak dong ke dinas kesehatan itu sendiri,” pinta Said.

Adapun dana yang digunakan sekitar Rp 5 juta saja. Ramadhan berharap kepada dinas kesehatan agar tetap bertanggung jawab, mengingat dana yg dipergunakan untuk penginapan dan makan anggota tersebut Ramadhanlah menanggulangi terlebihh dahulu.

” Sementara bukti-bukti pembayaran sudah diserahkan ke dinas kesehatan baik itu bukti kegiatan berbentuk CD maupun berbentuk kwitansi dan diterima langsung oleh Said Damri pada tahun 2013, saat kantornya masih di daerah sekitar pasar Tarempa Anambas,”tutur Ramadhan. (redaksi/rama)