Kampus BTP Milik Asman Abnur Bangun Rusun Untuk Mahasiswa

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan  Reformasi Birokrasi (Menpan RB) dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menghadiri acara Peletakan batu pertama Pembangunan Rumah Susun Politeknik Pariwisata Batam di Kampus Batam Tourism Polytechnic‎ (BTP), Sekupang – Batam, Jum’at (05/05/2017)‎.
Hadir juga Kapolda Kepri, Irjen Pol Sam Budigusdian, Walikota Batam, HM Rudi dan
Direktur Batam Tourism Polytechnic‎ (BTP) beserta staff.
Dalam sambutannya di acara peletakan batu pertama, Direktur BTP, M. Nur A Nasution menyampaikan, rumah susun (asmara mahasiswa) nantinya akan diperuntukkan bagi mahasiswa dari luar kota Batam seperti Natuna, Anambas, Karimun dan daerah lainnya.‎

” Di universitas ini (BTP) kita juga telah menoreh kan mahasiswa yang terbaik se Asia, dan terima kasih atas bantuannya demi kemajuan Indonesia,” ungkapnya.

Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Syarif Burhanuddin mengatakan bantuan yang berasal dari uang rakyat (APBN) ini, merupakan salah satu perhatian pemerintah dengan potensi Para wisata yang ada di Kepri, terutama dengan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di dunia Pendidikan.

” Diharapkan dapat melakukan pengawasan yang ketat dan baik dalam pemanfaatan asrama ini,” ungkapnya.

Asrama mahasiswa yang akan dibangun dengan tiga lantai ini, terdiri dari 74 unit ruangan dan 44 unit kamar dimana setiap kamar dilengkapi lemari dan meja belajar, dengan daya tampung sebanyak 148 orang, yang mana setiap kamar di tempati 4 orang mahasiswa.

” Dan dalam membantu dunia pendidikan kita telah membangun sekitar 600 unit bangunan yang terdiri dari universitas negeri/swasta, ponpes dan lain lain di seluruh Indonesia,” ujar Syarif.

Selain itu program sejuta rumah yang mana telah dicanangkan oleh Bapak Presiden, dalam tahun ini akan direncanakan pembangunannya sebanyak 700 ribu unit rumah, di mana termasuk Kepri bagian dari program tersebut.

Kepada para awak media di lokasi acara peletakan batu pertama, Menteri PUPR, Basoeki Hadimoeljono mengatakan, untuk program sejuta rumah pemerintah punya program yaitu Fasilitas Pembiayaan Perumahan (FLPP), dengan kriteria belum punya rumah, dan penghasilan (gaji) di bawah Rp 7.000.000.

Di mana fasilitas FLPP dari program sejuta rumah, masyarakat akan mendapatkan batuan cash sebesar Rp 4.000.000 dari pemerintah untuk pengurusan pembayaran uang muka sebesar 1 persen dari harga rumah, biaya administrasi, biaya notaris dan lain lain. Kemudian angsuran nya hanya 5 persen dari harga rumah flat 20 tahun.

Program pembangunan lainnya, untuk Kota Batam adalah pembangunan Jalan, selain pembangunan Flyover di Simpang Jam, juga akan bangun Flyover di Simpang Kabil kemungkinan tahun depan atau di tahun 2019,” tutup nya. (Andi Pratama)

Berita Terkait


BINTAN
DPRD BATAM
LINGGA
KADIN _ FORPI