Dubes RI dan EDB Singapura Cari Calon Technopreneur Melalui Kompetisi Digital Aplikasi

  • Juara Dapat Pelatihan Lanjutan

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura bersama Economic Development Board (EDB) Singapura, mengadakan Coding Competition dengan tema Bring Your Own Computer, Build Your Own Code, Boost Your Own Career (BYOC), di gedung Politeknik Batam, Batam Centre – Batam.

Kegiatan kreatif dibidang digital ini, sebagai perwujudan kerjasama dalam momentum 50 tahun hubungan bilateral antar kedua negara (RISING 50). Kompetisi ini diikuti kurang lebih 500 peserta, terdiri dari peserta Umum dan Mahasiswa yang berasal dari berbagai Universitas di Indonesia.

Adapun yang diperlombakan atau yang dikompitisikan adalah cara membuat aplikasi layanan digital yang terbaru. Kompetisi dibagi menjadi tiga kategori (problem solving), diantaranya Aplikasi Logistik , Digital Kesehatan dan Finansial Teknologi Dimana Kompitisi yang berlangsung dari tanggal 5-7 Mei 2017.

Pada hari kedua kompitisi, Sabtu (06/05/2017) KBRI Singapura mengundang Kedubes yang ada di Singapura, terdiri dari;
Kedubes Jerman, Spain, Belanda, Portugal, Chili, Peru, Vietnam dan Singapura.

Kepada Wartakepri.co.id ditempat acara kompetisi berlangsung, KBRI Singapura, H.E Ngurah Swajaya mengatakan, Kompitisi ini dimana  merupakan salah satu himbauan juga dari Bapak Presiden RI, yang mana ingin menciptakan yang namanya Technopreneure ” memahami teknologi dan tahu bagaimana Enterpreneurship mengembangkan bisnis menggunakan teknologi.

” Dan inilah dia dengan melewati suatu proses dalam kompetisi, para peserta yang juara nantinya (besok.red), akan ikut suatu pelatihan lagi bersama mentor, dan akhirnya merekalah yang disebut Technopreneur,” ungkapnya.

Pantauan Wartakepri.co.id dilokasi acara para peserta sangat begitu berantusias menjalani kompetisi dan Kedatangan Dubes asing di acara kompetisi tersebut selain melihat juga meminta penjelasan serta berbaur dengan peserta yang sedang membangun/mengembangkan aplikasinya.

” Dengan mengundang Dubes asing, selain memperkenalkan Batam juga memperkenalkan anak-anak muda yang mempunyai potensi besar mengenai economi digital bagi Indonesia, jadi jika mereka ingin berinvestasi dibidang digital bisa ke Batam,” terangnya.

Melalui kegiatan kompetisi ini para peserta juga dibimbing oleh mentor-mentor berpengalaman, yang berasal dari; Batam, Jakarta, Singapura, India dan beberapa negara lainnya. (*)

Penulis:Andi Pratama
Editor : Dedy Suwadha


BINTAN
DPRD BATAM
LINGGA
KADIN _ FORPI