Arifin Nasir, Mana Janjinya Lima Bulan Kami Guru Honda Tidak Gajian


Please follow and like us:

  • 0

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Arifin Nasir, selaku Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Kepulaun Riau ( Kadisdik Kepri), sepertinya tidak mampu memberikan solusi untuk membayarkan gaji guru SMA/ SMK honorer daerah Kepri dan secara guru Kota Batam.

“Arifin Nasir cuman janji saja, saat penandatanganan kontrak kerja bagi Guru SMA/SMK yang lolos test dan verifikasi tanggal 20 April 2017 lalu, berjanji akan membayarkan gaji selama 3 bulan, tapi nyatanya sampai saat ini belum ada, mana janjinya,” kata guru Yd pada wartakepri, Kamis (11/5/2017) pagi.

Kadisdik Kepri ini, seharusnya paham atas kondisi guru honda sekarang ini. Bagaimana kami ini dapat menggajar dengan sepenuhnya jika perut saja tidak terpenuhi. Kini, untuk menutupi biaya hidup terpaksa kami minjam uang pada orang tua dan keluarga di kampung.

Coba dipikirkan, Kadisdik Kepri bekerja saja pake supir pribadi, makan di restoran dan kadang tidur di hotel berbintang. Sementara, kami guru honda untuk makan saja sudah sangat sulit. Disamping itu, Gubernur tunggal Kepri, Nurdin Basirun juga sepertinya lepas tangan saja. Kesal Yd

Inilah dampak dari pengalihan tanggung jawab SMA sederajat ke Provinsi Kepri, membuat tenaga honorer di SMA dan SMK se Kepri, sejak Januari sampai Mei 2017 belum menerima gaji. Mereka menunggu kejelasan nasib yang ditentukan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepri, Arifin Nasir.

Berita sebelumnya, hasil seleksi dan pengumuman yang lolos, ada 749 guru honorer SMA/SMK se – Kepri, 752 tenaga pendidikan yang terdiri dari : Tata Usaha, Penjaga Sekolah dll. Dan soal gaji guru honda sudah pernah wartakepri dikonfirmasi dengan Arifin Nasir, jawabnya akan segera membayar gajinya, ungkapnya

Penulis :  Nikson Simanjuntak

Please follow and like us:

  • 0






KADIN _ FORPI


Custom Search