Tim Polres dan Kejaksaan Natuna Sosialisasi Layanan Panic Button ke Pelajar SMP dan SMA

WARTAKEPRI.co.id, NATUNA – Aparat Hukum pun mempunyai tugas teladan untuk mengedukasi masyarakat luas.

Para pelajar Kabupaten Natuna diberi bekal untuk memahami hukum, khususnya kasus berkaitan erat yang banyak menjerat anak di bawah umur.

Melalui Disdikpora bekerja sama dengan Polres Natuna dan kejaksaan negeri Natuna melaksanakan Sosialisasi dan advokasi hukum bidang pendidikan dan penyuluhan hukum ke sekolah-sekolah.

“ Berbagai kegiatan sosialisasi dilakukan, tujuannya untuk Kesadaran diri patuh akan hukum serta meminimalisir terjadinya pelanggaran hukum baik yang disengaja atau dikarenakan ketidaktahuan mereka,” ungkap, David ,SH,Kasi Intel Kejari Natuna, Rabu (7/6/2017).

Ada beberapa Sekolah yang sudah didatangi, diantaranya SMA 1, SMA 2, namun kunjungan sosialisasi di Sekolah SMP 1 Bunguran tengah disambut antusias siswa jumlah peserta 150 orang.

Kegiatan ini disambut meriah oleh pelajar yang rata-rata adalah pengurus Organisasi Siswa (OSIS) Mereka sangat antusias mengikuti materi sosialisasi serta pengenalan hukum yang kali ini membahas tentang bahaya Narkoba, kenakalan remaja, kekerasan terhadap anak, aturan berlalu lintas serta pengenalan program Panic Button polres Natuna.

Para Pemateri dari Polsek Bunguran Timur, Bripka David Arviad, Bripka Dodi Roliansyah, Panit Intel, Bripka Rio Firmanda ,Brigadir Indra Pratiwi, Briptu M.Teguh.P,Serta Briptu Mudianto ikut mengisi acara.

“ Antusias pelajar ingin mendengarkan Penyuluhan Tentang se putaran Masalah Hukum. Ini penting untuk diketahui bersama, mengingat Penerapan Norma-norma tentang hukum bukan hanya milik dari penegak hukum itu sendiri, namun menjadi Tanggung jawab kita semua,” ungkap Bripka David Arviad,Panit Binmas Polsek Bunguran Timur.

Harapannya Lanjut David Arviad,melalui kegiatan ini para pelajar dapat lebih mengerti tentang bahaya dari narkoba dan cyber bulling sehingga bisa membuat para pelajar berpikir dua kali jika ingin melakukan perbuatan tersebut.

Rizky Siswa II selain menanyakan syarat menjadi Jaksa, yang bersangkutan berkata bahwa kegiatan ini sangat baik serta bermanfaat.

“ Saya senang ikut kegiatan ini dan kebetulan cita-cita Saya ingin menjadi seorang Jaksa,” ungkapnya.

Begitu pula yang disampaikan Afni zahra siswi III IPS mengatakan dengan belajar hukum mulai dari sekolah tentunya sebagai siswa sudah mengenal mana tindakan yang berakibat hukuman berat atau ringan, setidaknya dasar awal tentang hukum bisa dipelajari dan saya mau jadi Polisi kelas nanti.‎

Acara sosialisasi ini turut dihadiri Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Natuna.

Kemudian kegiatan sosialisasi ini ditutup dengan foto bersama Kejaksaan Tinggi Natuna Polsek dan para Pelajar peserta.(*)

Penulis: Rikyrinovsky

 

Berita Terkait


BINTAN
DPRD BATAM
LINGGA
KADIN _ FORPI