WNA Singapura Erick Foo Ditetapkan DPO Polda Kepri Kasus Penggelapan


Please follow and like us:

  • 0

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Foo Soon Fah, alias Erick Foo (48), seorang Warga Negara Asing (WNA) berkewarganegaraan Singapura, telah ditetapkan dan diumumkan statusnya sebagai tersangka dalam kasus penggelapan sejumlah aset perusahaan lokal di Batam oleh Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Riau.

Erick Foo yang selama ini berdomisili di Komplek Rosedale, Blok E Nomor 17, RT 02/RW 10, Kelurahan Teluk Tering, Kecamatan Batam Kota, yang selalu mangkir diperiksa penyidik, juga sudah ditetapkan statusnya dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh Direskrimum Polda Kepri, Pada Selasa (6/6/2017) siang lalu.

Kapolda Kepri, Irjen Pol Sam Budigusdian MH mengatakan, setelah penyidik melakukan satu proses pemeriksaan terhadap para saksi dan pelaku, akhirnya melalui gelar perkara penyidik memutuskan penetapan terhadap Erick Foo sebagai tersangka atas kasus penggelapan aset PT Chuck Engineering, yang beralamat di Kawasan Industri, Batam Centre.

“ Terhitung sejak Selasa 6 Juni 2017 kemarin, Foo Soon Fah, alias Erick Foo, seorang WNA berkewarganegaraan Singapura ditetapkan sebagai tersangka, serta menjadi DPO polisi. Dan sekarang, Erick Foo masih dalam proses pencarian oleh pihak Kepolisian Polda Kepri,” ujarnya.

Dia menambahkan, sebagai upaya penegakan hukum atas kasus penggelapan ini, tentu harus melakukan prosedur hukum sesuai aturan yang berlaku, meskipun Erick itu sebagai WNA yang bekerja di Batam. Namun ia tidak boleh berbuat seenaknya, dan hingga merugikan orang lain.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum), Polda Kepri, Kombes Eko Puji Nugroho mengatakan, penetapan status dari tersangka Erick Foo itu setelah pihak penyidik melakukan pemeriksaan awal dan meminta keterangan para saksi pelapor, serta dengan melengkapi barang bukti. Namun, langkah pemeriksaan Erick Foo tahap berikutnya tersangka tidak pernah mau datang dalam pemanggilan polisi hingga tiga (3) kali.

“Ketika kami didatangi kerumahnya, ternyata rumahnya telah kosong. Rupanya, Erick Foo telah pergi atau kabur entah kemana hingga sekarang. Sudah kita cari ketempat dia biasa nongkrong tidak ada yang tau, dan hingga kini belum diketahui dimana keberadaannya,” Pungkasnya.

Adapun ciri ciri tersangka sebagai berikut, Erick Foo memiliki Paspor yang dikeluarkan oleh pemerintah Singapura bernomor : E5141308A, berlaku hingga tahun 2019, mendatang. Erick Foo seorang pria kelahiran Singapura 23 September 1969, dia memiliki tinggi badan sekitar 155 cm, berat badan 80 kg, kulit sawo matang, berpostur tubuh gemuk pendek, serta berkaca mata.

“Apabila ada yang mengetahui serta melihat orang yang tersebut diatas, diharapkan untuk bisa segera melaporkannya ke pihak Subdit IV Dirkrimum Polda Kepri : 0778-7763532, dan 0778-7760030 ataupun kepihak kepolisian terdekat”, pungkasnya.

Selain itu, Polda Kepri juga telah berkoordinasi dengan pihak terkait. Seperti ke pihak Imigrasi, pihak Bea Cukai, dan Kesyahbandaran, atas status DPO Erick Foo tersebut. (*)

Sumber: Haluan Kepri

Edit : Ichsan

Please follow and like us:

  • 0






KADIN _ FORPI


Custom Search