News Foto bright PLN dan Kepri Media Group Berbagi Berkah ke 225 Anak Yatim dan Duafa

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – bright PLN Batam bekerjasama dengan Kepri Media Grup dan Fanindo bersama-sama menggelar acara Tabligh Akbar dan santunan terhadap anak panti asuhan dan kaum dhuafa, pada Minggu, (11/6/2017).

Tabligh Akbar itu dilangsungkan di Pasar Botania Dua, dengan tema “Jadikan Ramadhan Sebagai Bulan Perbaikan Akhlak, Iman, Taqwa dan Mempererat Persaudaraan Serta Membentuk Jati Diri Remaja Agar Menjadi Generasi Harapan Umat”. Kegiatan itu turut mengundang Ustadz KH. M. Syauqi Zainudin MZ. sebagai penceramah.

Dengan dimulainya pembacaan ayat-ayat Al-Qur’anul Karim yang kemudian disusul dengan sambutan dari beberapa perwakilan panitia dan sponsor.

Mewakili bright PLN Batam, Sekretaris Perusahaan Samsul Bahri menyampaikan, ingin menjadikan bulan suci ini sebagai momen untuk instropeksi diri serta membuka pintu silahturahmi kepada masyarakat Batam.

“ Selain memberi bantuan ke anak yatim dan kaum dhuafa, ini juga bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara bright PLN Batam dengan masyarakat maupun tokoh masyarakat dan media, mungkin ada silahturahmi kita yang terputus dan tidak berkenan,” ujar Samsul, Minggu, (11/6/2017).

Sebelum menutup sambutannya, Samsul juga menyampaikan, bahwa bright PLN Batam hadir untuk masyarakat dan akan melakukan pelayanan yang maksimal untuk masyarakat kota Batam.

“Kita selalu berupaya untuk melayani masyarakat, khususnya acara inti yaitu ceramah Tabligh Akbar disampaikan oleh KH. M. Syauqi Zainudin MZ,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, salah satu putra dari Almarhum Dai Sejuta Umat, Almarhum KH Zainuddin MZ mengatakan, mengajak masyarakat Indonesia untuk menghapuskan 3 penyakit yang menurunkan harkat dan derajat manusia.

“ Tiga penyakit itu, kudis (kurang disiplin), kurap (kurang rapi), dan kutil (kurang teliti),” ujar putra dari Almarhum KH Zainuddin MZ.

Menurut Syauqi, 3 penyakit yang disebabkan oleh kuman (kurang iman) sebagian besar masyarakat, khususnya Umat Islam, tercermin dari segi kudis yaitu kurang disiplin melaksanakan ketentuan hukum dan UU yang berlaku, seperti tertib menjalankan lima rukun Islam.

“Sedangkan penyakit kurap itu terlihat kurang rapinya sebagian besar masyarakat dalam merawat tempat ibadah (masjid), sekolahan, rumah sakit dan bangunan lain peninggalan generasi pendahulu,” katanya.

Selain diisi dengan ceramah, ada juga persembahan puisi yang dibacakan oleh Ramon Damora, selaku Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri. Khusus untuk puisi memberi kesan dan nuansa haru bercampur bahagia bagi seorang Ustadz Muhammad Syauqi MZ.

Puisi yang mendayu dan isinya sangat menyentuh sang anak almarhum KH Zainudin MZ ini, memang berisikan baik bait mendalam.

Setelah berbuka puasa dan Shalat Maghrib bersama, bright PLN batam, Kepri Media Grup, Fanindo dan perwakilan sponsor lain menyerahkan dana santunan Anak Yatim dan paket sembako untuk keluarga kurang mampu.

bright PLN Batam memberikan 100 santunan anak Yatim dan juga paket Sembako dalam acara tersebut. (*)

Editor : Dedy Swd