RC Eko : Status Pribadi Kini Syarat Utama Untuk Urus Lahan di BP Batam

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Sebanyak 5.134 dokumen yang telah masuk pada 2017 untuk memohon izin lahan yang masuk BP Batam melalui aplikasi program Land Management System (LSM).

Deputi 3 BP Batam, RC Eka Santoso, mengatakan, dari 5.134 dokumen yang telah masuk, sebanyak 163 terigrasi, sedangkan yang batal 91 dan yang kembali ke loket 126.

” Di dalam pengabulan izin peralihan lahan, bagi pemohon harus melengkapi segala persyaratan nya,” ujarnya RC Eko pada konferensi pers di Marketing Media Centre, BP Batam, Senin (12/6/2017) kepada awak media.

Adapun persyaratan yang harus dilengkapi yang ditentukan oleh BP Batam selaku memegang Hak Pengolahan Lahan (HPL) di Batam, salah satu syarat yang paling penting dilengkapi oleh si pemohon yaitu status kehidupan pribadi dari pemohon, mulai dari status pernikahan hingga pekerjaan.

Sedangkan yang menentukan lama izin tersebut di sahkan adalah dari pemohon nya sendiri, bila persyaratan lengkap dalam waktu 7 hari si pemohon bisa mendapat izin.

“Pada tahun 2017 ini pengolahan lahan di lakukan pihak BP Batam sudah mencapai 80 persen,” terannya.

Adapun program BP Batam yaitu program kavling siap bangun (KSB) untuk rakyat kecil di Batam, untuk masyarakat yang kurang mampu terdapat 68.252 kavling yang tersebar di 10 lokasi.

” Adapun lokasi tersebut Patam Lestari, Tiban, Batu Aji, Tanjung Piayu, Kabil, Belian, Sambau, Melchem, Panaran dan Tanjung Kasam,” bebernya.(*)
Penulis : Adit