Mantap, Perjuangan Bupati Natuna Dapatkan Guru SD Baru Segera Terwujud


Please follow and like us:

  • 0

WARTAKEPRI.co.id, JAKARTA -Perjuangan Bupati Natuna mendorong mutu pendidikan Pulau Terluar indonesia di kabupaten Natuna tak sia sia. Melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (Kemenpan RB) sebanyak 6.296 orang lolos seleksi Guru Garis Depan (GGD), beberapa diantaranya akan bertugas di Natuna.

Nantinya para guru disebar di 93 kabupaten dan 14 provinsi. Dari jumlah tersebut ada 40 orang yang usianya di atas 35 tahun. Tenaga guru akan ditugaskan ke 93 Kabupaten dan Kota di indonesia termasuk di Kabupaten Natuna.

Demikian sampaikan Bupati Natuna Hamid Rizal, turut hadiri rapat koordinasi didampingi Kadisdikpora Marka, Dj. Hotel Grand Sahid Jakarta, Jumat (16/6/2017).

Bupati Hamid menerima berkas penetapan kebutuhan formasi hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD ) guru garis depan 2016 untuk Kabupaten Natuna. Oleh Dirjen pendidikan dan kebudayaan dan direktorat jendral guru dan tenaga kependidikan direktorat pembinaan guru pendidikan dasar 2017.

Bupati Hamid menjelaskan, seleksi GGD sedah dilakukan sejak sembilan bulan lalu. Pun proses verifikasi dan validasi data sudah dilaksanakan dan ditetapkan sesuai kebutuhan. Usulan itu yang diajukan untuk penambahan calon pegawai negeri sipil (CPNS) baru daerah khusus atau penambahan CPNS Guru Garis Depan (GGD).

” Kabupaten Natuna termasuk salah satu dari total 93 kabupaten di Indonesia yang telah disetujui untuk penambahan CPNS GGD,” tutur Hamid.

Menurut Hamid,SK penempatan tanggal Mulai Tugas (TMT) tertanggal 1 Agustus 2017. Pada kesempatan tersebut, Kemendikbud Muhajir Efendi, di wakili Sekjen Pendidikan, Didik Suhardi katakan kepada propinsi mendapatkan formasi Guru Garis Depan (GGD) Tahun 2016 antaranya Kabupaten Natuna.

” Semoga degan program ini, dapat membantu siswa-siswa yang terletak Daerah Terluar, Terdepan dan Tertinggal (3T) dapat mendapatkan kualitas pendidikan yang lebih baik,” tutur Didik Suhardi.

Program Guru Garis Depan merupakan program afirmasi pemerintah untuk dapat mewujudkan pemerataan pelayanan pendidikan di seluruh Indonesia, khususnya di daerah 3T.

Hal ini sesuai dengan semangat Nawacita, membangun dari pinggiran dan meningkatkan kualitas manusia Indonesia. Mendikbud berpesan kepada pemerintah daerah agar para GGD tersebut dijaga baik-baik komitmen dan dedikasinya dalam menjalankan tugasnya mendidik di daerah penempatan.

“Semoga dengan penempatan para Guru Garis Depan dapat meningkatkan kinerja daerah di bidang pendidikan lebih baik,” ujar Suhardi.

Suhardi menjelaskan seluruh peserta akan ditempatkan di daerah terdepan, terluar, tertinggal dan terpencil di pelosok nusantara. Ia menegaskan, seluruh proses pemberkasan sampai dengan terbitnya persetujuan NIP dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Masih Suhardi, Kami harapkan bantuan dari bapak ibu Bupati, Walikota, dapat membantu guru guru yang di distribusikan ke daerah, agar betah di daerah tujuan.(*)

Laporan :Rikyrinovsky/Humas

Please follow and like us:

  • 0

PEMPROV KEPRI
PEMKAB BINTAN
DPRD BATAM
PEMKAB LINGGA



KADIN _ FORPI
Custom Search