Petugas Chek In Lion Paksa Dua HP di Wrapping, Penumpang Tujuan Medan Kecewa

PEMPROV KEPRI

Klik Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 8

Wartakepri.co.id, Batam – Ada saja cara tikus darat mencari uang di bandara Hang Nadim Batam. Wrapping awalnya untuk membungkus tas dan barang yang masuk ke bagasi peaswat. Hal itu dilakukan untuk menghindari tangan tangan jahil alias tukang congkel.

Namun kali ini di bandara Hang Nadim Batam, penumpang Lion jurusan Batam – Kuala Namu Medan, di paksa petugas Chek in pesawat Lion untuk wrapping karena membawa dua hape merek Oppo A37 dan Neo7. Sementara, penumpang hanya membawa satu tas rangsel tanpa bagasi.

Ada saja cara tikus di bandara membuat orang kecewa. Sementara penumpang hanya membawa satu tas rangsel tanpa bagasi. Dalam tas itu ada dua handphone merek Oppo A37 dan Neo7. Harga HP tersebut Rp 3,2 juta. Kata Anto. HP itu untuk istri dan adik iparnya.  Awalnya petugas check in bandara pesawat Lion, menyuruh membayarkan pajak sebesar 10 persen, tapi saat itu di tolak.

“Saya sangat kecewa,  karena minta membayar pajak kedua hape tersebut, tapi saya tolak. Kalau tidak mau bayar pajak, mereka anjurkan untuk di wrapping dengan membayar Rp50 ribu. Hal itu terpaksa saya turuti dari pada ribut,” kata Anto, Minggu (19/6/2017) sore.

Petugas chek in pesawat Lion itu mencari kesempatan, sepertinya ada kerjasama dengan pihak wrapping. Ini perlu ditertibkan biar tidak banyak penumpang yang menjadi korbannya. Apalagi hari libur besar menjelang idul fitri.

Kemudian, disamping pesawatnya sudah delay, yang seharusnya berangkat pukul 17.05 wib, malah mundur hingga pukul 18.00 wib. Sementara, jika kita telat satu jam saja check in sudah tidak bisa lagi. Ini pun suatu permainan agar tiket yang ada ditangan calo bisa dijual. Ujarnya. (gambar hape ini sebagai ilustrasi saja).

 
( Nikson Simanjuntak )

Klik Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 8

PEMKAB BINTAN
DPRD BATAM
PEMKAB LINGGA
SPACE IKLAN




DINKES