Dari Pada Provinsi Khusus, Lebih Baik Ganti Personil di BP Batam

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Anggota Komisi II DPR – RI, Dra. Siti Sarwindah, M.Si menilai pembentukan Provinsi Khusus Batam akan sulit diwujudkan, karena pemerintah pusat akan mengeluarkan biaya yang sangat besar. Lebih baik, diatur bagaimana mengatur kerja antara BP Batam dan Pemko Batam.

” Belum tentu bisa mendatangkan perubahan yang lebih baik jika tidak dilengkapi dengan persiapan matang. Apabila terealisasi, semuanya tentu harus dimulai dari awal. Seperti pemerintahan yang baru, dan semua yang serba baru. Namun, terlepas dari itu, apakah Pemerintah Pusat sanggup untuk mewujudkannya,” papar Siti Sarwindah, usai menggelar acara buka puasa bersama di Golden Prawn, Bengkong Laut, Kota Batam, Senin (19/6/2017).

Menurut dia, ragam macam persoalan yang terjadi di Batam saat ini disebabkan oleh lemahnya koordinasi antara Pemko dengan BP Batam.

Alangkah baiknya jika dua lembaga ini duduk bersama untuk mencarikan solusi demi kemajuan Batam kedepannya, bukan saling berebut kepentingan dan pembagian. Padahal apa yang mereka kerjakan sama, tapi kenapa tidak bisa akur.

” Pemko dan BP Batam harus mau duduk bareng untuk selesaikan masalah ini,” kata Siti.

Kalau dimekarkan apa bisa menjamin untuk lebih baik, sebaiknya semua yang ada saja diperbaiki. Atau, jika memang persoalannya terletak di tubuh BP Batam, maka para personilnya yang harus diganti.

Masyarakat Batam juga jangan mengompori dua lembaga tersebut untuk pecah, tapi cobalah mendorong mereka untuk berkoordinasi.

Keduanya harus duduk bersama, dan dikontrol oleh masyarakat. Itu lebih baik daripada memaksakan Batam menjadi Provinsi Khusus, terangnya.

“ Kalau disini layak, tapi pusat tidak, bagaimana?” tanya dia. (*)

Penulis : Edo/Ria

Berita Terkait


BINTAN
DPRD BATAM
LINGGA
KADIN _ FORPI