Ajaran Baru, KPAID Kepri Ingatkan Soal “Ospek” yang Merugikan


WARTAKEPRI.co.id TANJUNGPINANG – Pendidikan merupakan hak dasar bagi setiap orang (anak) yang dijamin oleh undang-undang sebagai upaya untuk melindungi warga negara Indonesia sebagai mana dalam, pasal 31 ayat (1) dan (2) UUD 1945 serta pasal 9 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Sehubungan dengan hal tersebut, dalam rangka memasuki sekolah tahun ajaran baru 2017-2018, Muhamad Faizal Ketua Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak (KPPAD) Provinsi Kepulauan Riau, mengimbau pemerintah dan orangtua harus dapat menjamin terpenuhi hak dasar pendidikan bagi anak usia 7-18 tahun yang merupakan wajib belajar. Lalu, untuk bisa mendeteksi hal hal yang bersifat perpeloncoan yang bisa berdampak buruk.

Dikatakannya, setiap satuan pendidikan melaksanakan proses pembelajaran dalam mempersiapkan guru, kurikulum dan bahan ajaran yang sesuai dengan prinsip-prinsip dasar bernegara Indonesia serta fasilitas penunjang pendidikan yang ramah anak dalam rangka terpenuhi hal anak.

” Setiap orangtua dan satuan pendidikan harus dapat menjamin tercipta nya lingkungan yang ramah anak, teladan, kondusif, serta bebas dari bullying, kekerasan dan sikap diskriminasi terhadap anak,” ucap Faizal, Rabu (12/7/2017).

Faizal menuturkan, orang tua harus dapat memberi bimbingan kepada anak untuk memilih sekolah yang baik dan sesuai bagi anak yang dapat menjamin tumbuh kembang anak.

Diharapkannya, orangtua harus memantau pergaulan anak dan perkembangan anak di sekolahan, serta membangun komunikasi antara orangtua, guru tenaga pendidikan dan orangtua siswa lainnya.

“Imbauan ini kami sampaikan, semoga kita dapat saling bersenergi dalam menciptakan lingkungan yang ramah anak untuk mewujudkan tujuan pendidikan Nasional,” tutupnya. (*)

Penulis : Yansyah







KADIN _ FORPI