Guru Kurang, Siswa SMA Negeri Batam Membludak. Iuran Sekolah Diberlakukan


PEMPROV KEPRI

Please follow and like us:

  • 6

Wartakepri.co.id, Batam – Membludaknya siswa yang masuk ke SMA Negeri di setiap Kecamatan di Kota Batam, salah satunya karena faktor zonasi. Hal ini membuat kepala sekolah pusing 1000 keliling. Persoalan tidak sebanding dengan jumlah guru pegawai negeri sipil (PNS) dan tempat ruang belajar mengajar.

Faktor ini juga tidak terlepas banyaknya orang tua siswa menggangur, akibat perusahaan gulung tikar. Dimana rata rata orang tua siswa biasanya bekerja pada perusahaan galangan. Dan Inilah salah satu alasan mereka untuk berbondong bondong memasukkan anaknya ke sekolah negeri.

Sekolah Menegah Atas (SMA) Negeri, akan diberlakukan pembayaran iuran sekolah tanpa batas sesuai kemampuan orang tua siswa. Hal ini bertujuan untuk penambahan guru honor, tenaga tata usaha dan tukang bersih sekolah. Seperti yang sudah dirapatkan oleh kepala sekola SMAN 17 bersama orang tua murid, Sabtu ( 5/8/2017) siang.

Ada beberapa hal yang akan diberlakukan setelah rapat itu antara lain: penambahan sekolah masih dalam tahap pembangunan dan akan dibuat belajar mengajar dua shift yaitu kelas 10 dan kelas 11. Sehingga sangat diperlukan guru honor, Tata usaha dan cleaning service. Sesuai aturan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ( Mendikbud ), untuk SMA boleh memunggut tapi tidak boleh ditetapkan besaranya. Kata Tapi Winanti, Kepala Sekolah SMN 17 Batuaji.

Menurut Tapi Winanti, saat ini jumlah siswa SMAN 17 sekitar 1016 murid, maka akan ada penambahan guru honor sebanyak 14 orang. Dan rencananya, gaji guru honor tersebut akan disamakan dengan Upah Minimum Kota (UMK) Batam sebesar Rp. 3,2 juta per bulan.

“Untuk itu, setiap siswa dikenakan iuran guru honor sebesar Rp 172 ribu per bulan, bila mampu boleh lebih dan sebaliknya boleh Rp.100 ribu. Jadi kami mohon kepada orang tua murid, untuk ikut membantu persoalan ini.,” pinta Tapi Winanti

Sebanyak 60 orang tua murid hadir dalam rapat tersebut, mereka sangat memahami kondisi dan persoalan sekolah saat ini. Kata Tapi, dana bos hanya untuk keperluan buku bukan untuk membayar gaji honor.
Apabila ada orang tua siswa mengaku tidak mampu memberikan iuaran ini, kami phak sekolah akan tinjau langsung keaadaan siswanya ke rumah. Tegas Tapi, mantan Kepsek SMAN 3 Batam Kota.

( maria/ nik juntak)

Please follow and like us:

  • 6

DPRD BATAM
PEMKAB BINTAN
PEMKAB LINGGA
SPACE IKLAN