Bupati Karimun Rafiq Berbagi Resep Politik ke Ketua PWI Jika Maju ke Pilwako


PEMPROV KEPRI

Please follow and like us:

  • 0

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Usai mengisi workshop yang digelar PWI Karimun bersama Humas Pemkab Karimun, Selasa (8/8) kemarin, Ketua PWI Kepri, Ramon Damora pun bersilahturahmi ke Rumah Dinas Bupati Karimun, H Aunur Rafiq.

Obrolan singkat pun berlangsung, dari mulai ocehan ringan, candaan hingga permasalahan dalam menangani kasus pers hingga mewujuskan Pers yang profesional di Kabupateb Karimun.

Ramon dan Rafiq pun terlihat cepat Akrab, meski ini merupakan pertemuan pertama. Susana cepat mencair, seolah sudah saling mengenal. Malam itu, Ramon didampingi Wakil Ketua PWI Kepri, Novianto dan sejumlah pengurus PWI Kepri lainnya.

” Sekedar silahturrahmi, mungkin bisa mendapatkan pesan ringan dari pak bupati,” Ramon membuka perbincangan singkat.

Terkait pers, Rafiq pun berbicara panjang. Profesional Pers di Karimun sangat dibutuhkan, begitu juga dengan media.

” Hubungan yang sudah berjalan lama, tentunya akan membantu dalam mewujudkan Karimun untuk dapat terus mengembangkan kemajuannya, jadi peran pers juga sangat dibutuhkan,” buka Rafiq malam itu.

Untuk profesional pers, Rafiq menilai selama ini teman-teman jurnalistik cukup profesional, kritikan yang dihembuskan ke media sebagian besar merupakan kritikan yang membangun, meski ada yang sedikit menyerang secara pribadi.

” Tapi di Karimun tak ada wartawan abal-abal, semua yang terdaftar di pemerintah sudah jelas sesuai aturan, jumlahnya pun mencapai 150 wartawan, dan sudah menjalin hubungan yang baik,” tegasnya lagi.

Orbolan pun semakin mendalam hingga ke ranah politik, Rafiq pun menyambut dengan tawa kecil, seperti tahu apa yang diutarakan Ramon. Dari masalah pers hingga meminta pesan dari Rafiq. Ramon memang akan maju dalam Pilwako Tanjungpinang 2019 mendatang.

“Kebetulan saya mencoba keberuntungan, mungkin seperti pak Bupati, beruntung 2 periode menjadi Wakil Bupati hingga akhirnya karir terus menanjak dan kini menjadi Bupati, begitu luar biasa dan tentunya kini memegang kendali dalam mewujudkan cita-cita Kabupaten Karimun. Kira-kira apa resep atau pesannya pak Bupati untuk saya kalau boleh?,” ucap Ramon memulai dengan senyum kecil.

Lagi-lagi Rafiq tertawa kecil, menurutnya Karir yang dibangunnya hingga menjadi Bupati saat ini merupakan “tuah badan” namun itu semua tidak terlepas dari kepercayaan masyarakat memberikan amanah ini, ternasuk teman-teman pers yang ada.

“Kalau almarhum pak Sani sering disebut “untung sabut” kalau saya ni “tuah badan” lah, dan itu adalah amanah dari semua lapisan masyarakat, saya juga pernah menjadi honor, PNS hingga terus ke jenjang yang diatas, jadi semua sudah saya jalani. Alhamdulillah, kini dipercaya menjadi Bupati, lagi-lagi semua itu berkat kepercayaan masyarakat Kabupaten Karimun yang memberikan amanah itu,” ungkapnya.

Itu semua, lanjutnya tidak terlepas dari kehidupan keseharian, saling sapa, saling kenal, kedekatan dan lainnya menjadi awal dari karir itu.


“Kalau saya yang jelas selalu membuka diri, siapapun yang menelpon, Mengirim SMS, Whats App selalu saya respon meski kadang terlambat karena ada rutinitas kerja yang tak bisa ditinggal, tapi tetap saya respon. Intinya tidak pernah menutup diri, kemudian selalu mejaga kebersamaan artinya tidak pernah membeda-bedakan orang. Semua sama, saling membutuhkan dan tentunya tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Dan yang terakhir tentunya modal dari segala bentuk, termasuk persiapan keuangan kita,” ucap Rafiq.

Bukan Ramon namanya, jika tidak terus bertanya sebelum terjawab. Penyair muda ini pun melanjutkan permalsahan modal yang dimaksud Rafiq.

“Soal modal gimana tuh pak bupati, ini rasanya perlu sekali,” tanya Ramon lagi.

Kembali Rafiq dibuat tertawa kecil, silahturrahmi semakin terasa akrab, Rafiq pun menjawab tanpa hambatan.

“Kalau modal saat itu, saya pinjam bank,” kenang Rafiq disambut tawa yang ikut nimbrung dua tokoh itu.

Dari silaturrahmi singkat itu pun Ramon berkesimpulan, tiga pesan Bupati sebagai pijakan dalam melangkah menjadi Seorang Pemimpin.

“Ada tiga pesan yang dapat saya simpulkan dari Pak Bupati, yang pertama jangan sekali-sekali menutup akses kepada siapapun, termasuk soal telepon, kedua jangan pernah membeda-bedakan orang lain, dan yang ketiga saya harus minjam bank juga untuk modal,” ucap Ramon disambut tawa bersama.(*)

Kiriman PWI Karimun

Please follow and like us:

  • 0

DPRD BATAM
PEMKAB BINTAN
PEMKAB LINGGA
SPACE IKLAN