Kalahkan Club Ranai, Tim Takraw Kabran Juara ‎Turnamen Gala Desa Natuna


WARTAKEPRI.co.id, NATUNA – Club sepak takraw Kabran binaan Saifullah anggota DPRD Natuna dari kecamatan Pulau Tiga, berhasil keluar sebagai juara satu pada turnamen sepak takraw Gala Desa di gagas Kementerian Pemuda dan Olah Raga serta Kementerian Daerah Tertinggal di Kabupaten Natuna, Rabu(16/8/2017) sore di lapangan pribadi ketua Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Natuna.

Turnament sepak takraw diikuti 18 tim dari desa dan kelurahan itu tampak semarak dan mulai diminati masyarakat Natuna saat ini.

Terbukti pada puncak final pertarungan sengit tampilkan para pemain keringat bercucuran tak menyurutkan langkah untuk menuntaskan babak final,dari lompat salto hingga sepak sila kerap peragakan para pemain masyarakat sangat terhibur menyaksikan.

Sesekali smas lipat serta ayunkan kaki dan tubuh melayang dari garis net menghadang bola sangat lincah peragakan pemain, masyarakat menyaksikan sangat tenghibur.

Kabran Club menundukan Club Ranai Kota pada pertandingan final dengan skor akhir 3-2.

Saifullah jumpai WartaKepri.co.id, mengatakan, Olahraga sepak takraw kini menjadi magnet bagi anak-anak muda untuk menunaikan bakatnya.

Meskipun olahraga ini kebanyakan berawal dari sebuah kesenangan, namun ternyata bisa mengarah ke masa depan mereka. Salah satunya di kabupaten Natuna yang saat ini mulai banyak digemari anak muda.

Sambung Saifullah, saat ini memang sedang membina bibit-bibit muda yang mempunyai keinginan pada olahraga sepak takraw.

” Kini ia sudah mempunyai anak didik sekitar 20 anak didik insya Allah akan terus kita upayakan dapat meraih prestasi,” ujarnya.

Edi Rianto, Ketua Persatuan Sepak Takraw indonesia (PSTI) Natuna mengatakan PSTI Natuna mengucapkan teri makasih kepada panitia dari gala desa karena telah mengikut sertakan sepak takraw menjadi rangkaian kegiatan olah raga diselenggarakan Disdikpora Kabupaten Natuna .

Sambung Edi,pretasi oleh atlit sepak takraw Natuna cukup membangakan salah satu cabang olahraga telah penyumbang emas pada Porprov Di PROV Kepri kabupaten Karimun 2014 lalu”Ungkapnya.

Sepak takraw telah menoreh prestasi 8 mendali 2 emas,5 perak.Porprov Karimun 2014.

Bupati Natuna H.A Hamid Rizal dijumpai media sangat mengapresiasi gagas oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Bupati Hamid mengharapkan Gala Desa, dapat menjadi momentum bangkitnya olah ragawan yang ada di desa. Selain itu, kesempatan tersebut juga menjadi penting untuk mempererat hubungan silaturahmi antar sesama.

“ Mudah-mudahan kesempatan ini, dapat mempererat hubungan silaturrahmi antara kita, dan rasa persaudaraan menjalin sportivitas acara serupa bisa terus berlanjut,” harap Bupati Hamid.

Menteri pemuda dan olah raga (Menpora) RI, Imam Nahrawi mengatakan halaman web resmi Kemenpora menjelaskan banyak anak bangsa yang berada jauh di daerah terpencil memiliki bakat kemampuan dan keterampilan berolahraga sebagai bentuk peran dan tanggung jawab.

“Ini merupakan tanggungjawab Pemerintah untuk mengembangkan olahraga nasional dan perlu dibuat salah satu model yang berbasis pedesaan,” katanya.

Dia mengingatkan, sepak takraw Indonesia saat ini berada di bawah level Vietnam dan Thailand. 

Rendahnya level Indonesia, bahkan sampai dalam hal industri sepak takraw. Menurut Imam, lahirnya sepak takraw di nusantara berawal dari fungsi pembuatan bola dari kayu rotan sebagai salah satu komoditas terbaik milik Indonesia.

Penggunaan kayu rotan tersebut, saat ini beralih fungsi dengan menjadikan plastik sebagai bahan baku pembuatan bola.

Rendahnya prestasi dan pola industri sepak takraw Indonesia, menjadi salah satu alasan baginya memasukkan cabor tersebut sebagai salah satu yang dipertandingkan dalam Gala Desa 2017. 

Melalui gerakan Ayo Olahraga, kata Imam, program Gala Desa sendiri bersinergi dengan kementerian desa pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi.

Selain itu, program Gala Desa bersifat kompetisi yang di kemas secara proporsional dengan berbagai pihak terkait.

“Sehingga program ini berdampak secara masif dan mengena di berbagai segmen masyarakat untuk dapat berpartisipasi aktif dalam berolahraga baik secara individu atau kelompok,” tutur Menpora Imam Nahrawi.(*) ‎

Tulisan : Rikyrinovsky.







KADIN _ FORPI