Carut Marut Keuangan RSUD Batam, Malah Tuding BPJS Kesehatan Tidak Bayarkan Klaim


Please follow and like us:

  • 3

Wartakepri.co.id, Batam -Sungguh tragis tudingan pihak Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD) Embung Fatimah Kota Batam, terkait buntut aksi demo yang dilakukan medis dan dokter spesialis atas jasa para medis yang sudah satu tahun tidak dibayarkan oleh keuangan RS tersebut.

Berbagai alasan dan tudingan dilemparkan oleh Pemko dan pihak RSUD Embung Fatimah, mulai dari Surat Izin Praktek ( SIP) salah satu dokter spesialis yang habis, tidak adanya kesepahaman tentang UPK, hingga BPJS Kesehatan belum bayar tagihan klaim sebesar Rp 20 milyar.

Sementara, carut marutnya serta tidak dibayarnya jasa medis tersebut, diduga karena adanya hutang yang ditinggalkan direktur lama yang tersandung kasus korupsi Alkes, disamping oknum bagian keuangan RSUD tidak mampu bekerja. Dan informasi yang didapat tim wartakepri, bahwa salah seorang keuangan lama masih tetap menjabat posisi itu.

BPJS Kesehatan pun semakin pusing atas isu yang dilemparkan oleh pihak RSUD Batam, yang mengatakan bahwa BPJS belum membayarkan klaim sebesar Rp 20 milyar. Atas isu tersebut, langsung ditanggapin pihak BPJS melalui Irfan Humas BPJS Kesehatan Kota Batam.

Menurutnya, sehubungan dengan banyaknya pemberitaan terkait klaim RSUD Embung Fatimah yang belum dibayarkan oleh BPJS Kesehatan, maka ada beberapa hal yang perlu kami sampaikan sebagai berikut: Sejak Agustus 2016 s.d Agustus 2017, sesuai dengan klaim yang ditagihkan tersebut kami sudah membayar sebesar Rp 42 Miliar, pembayaran terakhir dilakukan 14 Agustus 2017.

Uang yang sudah dibayarkan ke RSUD Embung Fatimah tersebut adalah kewenangan Rumah Sakit untuk mengatur penggunaannya, termasuk membayar jasa medis. Perihal dana yang sudah dibayarkan sejak setahun lalu tersebut, apabila belum dibagikan jasa medisnya dan dibayarkan untuk kepentingan apa saja maka merupakan kewenangan Rumah Sakit untuk memberikan penjelasan.

Saat ini kami masih menunggu klaim dari Rumah Sakit, bila masih ada yg belum ditagihkan, untuk kemudian dilakukan proses verifikasi dan pembayaran sesuai ketentuan yang berlaku terrmasuk klaim Rp 20 miliar yang sampai saat ini belum kami terima pengajuan berkas klaimnya. Terang Irfan, Minggu (20/8/2017).

Sementara, saat dikonfirmasi soal klaim Rp.20 milyar yang belum dibayarkan pihak BPJS Kesehatam kepada Elin selaku Humas RSUD Batam mengatakan : pihak keuangan RSUD sedang proses dan menyamakan persepsi antara BPJS kesehatan. Hal ini tidak dapat saya sampaikan lebih jauh, dan kita tunggu aja hasilnya seperti apa nanti. Ungkap Elin, Senin (21/8/2017) pada wartakepri.

 

 

( Nikson Simanjuntak )

 

Please follow and like us:

  • 3






KADIN _ FORPI


Custom Search