Siapakah Sosok Calon Pengganti Direktur RSUD Batam, Idealkah Dia…?


DPRD BATAM

Klik Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 0

Wartakepri.co.id, Batam – Persoalan mogok kerja karena uang jasa para medis dan dokter yang tidak kunjung dibayarkan oleh keuangan Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD) Batam, mendapat sorotan dan tanggapan serius dari pemerintah kota dalam hal ini Walikota Batam.

Terbukti, sosok calon Direktur pengganti mulai diperkenalkan pada beberapa lembaga maupun kolegan kolegannya. Siapakah sebenarnya dokter prempuan tersebut, sehingga sudah ikut mendampingi dalam beberapa kegiatan di Batam, sejak isu penggunduran diri Direktur lama terkuak.

Banyak kalangan bertanya tentang persoalan yang terjadi di RSUD Batam. Apakah direktur yang lama tidak mampu bekerja, atau wewenangnya dikengkangi sehingga tidak bisa membuat satu keputusan maupun kebijakan..?.

“Jika karena faktor tidak mampu kerja, kita mendukung kebijakan Pemko Batam. Namun apabila keputusan dibuat karena itu dan ini, wajib dipertanyakan masyarakat,”kata seorang pemerhatikan kebijakan yang juga berprofesi sebagai tenaga kesehatan, Rabu (23/8/2017).

Pemerintah Kota dalam hal ini, Walikota Batam harus bijak dalam mengambil keputusan untuk menggantikan posisi direktur RSUD. Publik kuatir, calon direktur pengganti tidak mampu menyelesaikan persoalan jasa medis. Karena kebijakan dan wewenang masih tidak sepenuhnya ditangannya. Dengan kata lain, calon direktur tersebut hanya topeng saja. Ujarnya.

Bagus tidaknya sebuah perusahaan  tergantung kepada pemimpinnya. Ibarat seorang nahkoda kapal yang baik, akan mampu mengarahkan bahtera ketempat yang ingin dituju karena keputusan dan kebijakan ada ditanganya. Sebaliknya bila nahkodanya tidak baik, maka kapal tidak sampai pada tempat yang dituju atau bahkan tenggelam dilautan yang penuh ombak dan badai.

Begitu juga dengan rumah sakit, bagus tidaknya dipengaruhi oleh kualitas direkturnya. Direktur yang bagus akan mampu membawa rumah sakit untuk menggapai visi yang dicita-citakan. Jika kebijakan, wewenang dan keputusan ada ditangannya. Memang tidak hanya direktur yang menentukan keberhasilan sebuah rumah sakit, Masih banyak variabel lain yang mempengaruhinya, seperti Sistem dan budaya kerja yang berlaku.

Direktur yang bagus, mampu menciptakan atau mengkondisikan situasi dan sumberdaya yang ada untuk mendukung tercapainya sebuah cita cita. Termasuk juga mampu menghadapi dan menyelesaikan persoalan. Termasuk tantangan persaingan dalam industri pelayanan kesehatan yang semakin kompetitif.

Disamping itu, kemampuan membangun jejaring diperlukan guna membangun kerjasama dengan pihak luar untuk memecahkan masalah yang dihadapi. Seorang direktur juga harus bisa membina hubungan yang baik dengan regulator seperti: IDI, PERSI, dinas kesehatan dan organisasi profesi.

 

( Nikson Simanjuntak )

Klik Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 0
PEMPROV KEPRI
PEMKAB BINTAN
PEMKAB LINGGA
SPACE IKLAN




DINKES