Dinas PU Kepri dan ATAPI Serta TAKONAS Gelar Sertifikasi Tenaga Konstruksi


Wartakepri.co, id, Batam – Berdasarkan Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan keputusan bersama Menteri Tenaga Kerja R I dan Menteri Pekerjaan Umum R I No.KEP. 174/MEN /198b dan No. 104/KPTS/1986 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Tempat Kegiatan Konstruksi.

Dan sesuai dengan Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. PER.04/MEN/1987, dalam pasal 3 ayat (2), dibutuhkan adanya Ahli K3 sesuai sektor pekerjaan dari perusahaan tersebut untuk menjalankan program-program K3. Sedangkan pada UU No.1. 8 Tahun 1999 Tentang Jasa Konstruksi dalam pasal 9 ayat (4), disebutkan setiap tenaga pelaksana teknik pada pekerjaan konstruksi, harus memiliki kompetensi yang dibuktikan dengan sertifikat keterampilan dan keahlian kerja.

Hal inilah yang diselenggarakan oleh Dinas Pekerjaan Umum ( PU) Propinsi Kepulauan Riau (Kepri) bersama DPD Asosiasi Tenaga Ahli Pemborong Indonesia ( ATAPI ) dan Asosiasi Tenaga Ahli Nasional ( TAKONAS) Kepri. Pelatihan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi dan Sumber Daya Air ini, dibuka langsung oleh Syamsul Bahrum, mewakili Gubernur Kepri. Pelatihan akan berlangsung dari tanggal 4 -9 September 2017, di Harmoni Hotel Jodoh – Kota Batam.

 

Dalam sambutan Syamsul Bahrum mengajak, para peserta Pelatihan supaya benar benar memanfaatkan waktu belajarnya, sehingga ilmu yang didapat berguna bagi masyarakat dan secara khusus untuk diri sendiri.

“Makin banyak sertifikat, makin kualifaid dan akhirnya kita dihargai. Kemudian perbanyaklah sertifikat, karena di luar negeri sangat menghargai keahlian, bukan di dasarkan unsur ini dan itu. Semakin spesialis seseorang semakin dihargai,” kata Syamsul Bahrum, Senin ( 4/9/2017 ).

Panitia pelaksana, Rizky Chandra SH dan sekaligus Ketua Umum DPD ATAPI
( Asosiasi Tenaga Ahli Pemborong Indonesia ) Kepri mengatakan: Pelatihan ini didanai oleh APBD Kepri, sehingga peserta tidak dipunggut biaya. Sebanyak 60 orang peserta yang terdiri dari : 30 perserta pelatihan K3 Konstruksi dan 30 peserta pelatihan tehnik Sumber Daya Air, yang semuanya tingkat Muda.

Peserta pelatihan ini ada yang dari perusahaan Kontruksi dan pemerintahan. Melihat perkembangan pembangunan industri dan bangunan lainnya, maka peran dan pentingnya pelatihan konstruksi K3 ini sangat dibutuhkan. Sementara, di Kepri tenaga Ahli muda dan Madya konstruksi baru 1500 orang, untuk tenaga Ahli Utama ada sekitar 30 orang. Hal inilah dirasa masih kurang, sehingga pelatihan terus dilakukan.

Adapun tujuan pelatihan ini adalah untuk membekali peserta pelatihan dalam pemahaman prinsip K3 Konstruksi secara benar. Mengidentifikasi dan menganalisa bahaya, mengambil tindakan pencegahan serta tindak lanjut perbaikan. Disamping itu, untuk mensosialisasikan program-program K3, menjalankan tugas-tugas sebagai Ahli Muda K3 Konstruksi secara komprehensif. Terang Rizky Chandra dan diamini oleh Ir. Maman Suratman, Ketua DPD Takonas.

 

( Nikson Simanjuntak )

 







KADIN _ FORPI