15 Tim Ikuti Turnamen Sepak Bola Temoyong Cup 2017 dan Resmi Dibuka


Wartakepri.co.id, Batam – Sebanyak 15 tim ikuti turnamen sepak bola Temoyong Cup 2017, diantaranya :Pulau Seraya, Pulau Selat Nenek A, Pulau Aweng, Tanjung Gundap, Pulau Setokok, Pulau Selat Nenek B, Dapur 12, Pulau Selat Binga (Moro), Pulau Panjang Barat, Pulau Air, Pulau Panjang Timur, Pulau Cengkui, Pulau Temoyong, Pulau Lance dan Pulau Komodo ( Belakang Padang ).

Turnamen tersebut resmi dibuka ditandai dengan tendangan bola pertama oleh dokter Afrizal selaku anggota DPRD Propinsi Kepulauan Riau dan disaksikan Camat Bulang, Nasrun serta tokoh masyarakat Temoyong.

Open sepak bola Temoyong Cup 2017, diselenggarakan dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke 72, dan sekaligus mempererat tali Silaturahmi Pemuda Tempatan Pesisir dan Masyarakat pulau-pulau terluar.

Kegiatan olah raga ini sudah menjadi tradisi sejak nenek moyang, namun kegiatan ini terhenti dari tahun 2004 hingga 2016. Kegiatan tahun ini terlaksana  berkat dukungan Perpat pesisir. Kata Lukman, Ketua RW 01 Pulau Temoyong, Selasa (5/9/2017).

Sementara dalam sambutan, dr. Afrizal Dachlan menyampaikan, rasa syukur karena dapat hadir ditengah masyarakat pulau Temoyong pada pembukaan turnamen sepak bola. Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat Temoyong semakin solid dan tetap mencintai NKRI.

Afrizal menghimbau agar masyarakat pulau dapat mengurus kartu BPJS, dan bagi yang belum memiliki kartu BPJS diharapkan dapat diurus secara kolektif melalui kelurahan dan kecamatan.

“Batam secara keseluruhan telah memiliki 70 persen kartu BPJS, diharapkan pada tahun 2018 nanti tidak ada lagi yang tidak memiliki kartu BPJS,” ungkap dr. Afrizal.

Disamping itu, dr. Afrizal berjanji khusus anak pulau Galang yang anaknya punya pendidikan bidang kesehatan, akan di bantu untuk mencari pekerjaan untuk disalurkan kerja. Saat ini, ada 4 orang anak pulau Galang yang akan menyelesaikan pendidikannya di bidang kesehatan.

“Selama ini juga, sudah ada yang kita salurkan bekerja bidang kesehatan di daerah Tanjung Pinang, Bintan dan Kota Batam,’ tutur dr Afrizal. ( Ria )

 

Editor : Nikson Simanjuntak

 

 







KADIN _ FORPI