Guru SLB Negeri Batam , Ajarkan Gerakan Literasi Sekolah


Wartakepri.co.id, Batam – Gerakan Literasi Sekolah (GLS) merupakan upaya menyeluruh yang melibatkan semua warga sekolah guru, peserta didik, orang tua/wali murid dan masyarakat. Sebagai bagian dari ekosistem pendidikan dalam membudayakan membaca.

Para guru Sekolah Luar Biasa ( SLB ) Negeri Batam, mengajak anak didiknya mulai membersihkan tangan, mendongeng,menari, menyanyi dan membaca. Gerakan Literasi Sekolah ini untuk memperkuat gerakan penumbuhan budi pekerti sebagaimana dituangkan dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2015.

Seperti yang dilaksanakan di SLB Negeri Batam, seluruh siswa dan siswi sebelum anak anak masuk ke kedalam ruangan diajarkan cuci tangan lebih dulu. Sebagian kegiatan di dalam gerakan tersebut adalah kegiatan 15 menit mencuci tangan dan membaca buku non pelajaran, yang semuanya dilakukan dihalaman lingkungan sekolah. Kata Dian Indriyani SPd, Kepala SLB Negeri Batam, Kamis ( 7/9/2017) pagi.

Kegiatan ini juga dilaksanakan untuk menumbuhkan minat peserta didik serta meningkatkan keterampilan membaca, agar pengetahuan dapat dikuasai secara lebih baik. Materi baca berisi nilai-nilai budi pekerti, berupa kearifan lokal, nasional, dan global yang disampaikan sesuai tahap perkembangan peserta didik.

Sahabat dunia Pendidikan, Gerakan literasi di SLB Negeri Batam bertujuan untuk menciptakan iklim literasi SLB, yang meliputi: Lingkungan fisik sekolah, sosial,akademik dan lain lain. Adanya buku panduan Gerakan Literasi Sekolah (GLS), berisi penjelasan pelaksanaan kegiatan literasi di SLB yang terbagi pada jenjang SDLB, SMPLB, dan SMALB untuk masing-masing kelainan: Tunanetra, Tunarungu,Tunagrahita, Tunadaksa, dan Autism.

 

( Nikson Simanjuntak )

 







KADIN _ FORPI