Satgas Saber Pungli Natuna OTT Kades Tanjung Urusan Surat Tanah


PEMPROV KEPRI

Please follow and like us:

  • 0

WARTAKEPRI.co.id, NATUNA – Sunguh terlalu kelakuan Kepala Desa Tanjung, padahal kades telah biayai oleh negara segala keperluan dinas Namun masih saja tak puas dan berani pungli warga untung Warga mengatahui pengurusan tanah gratis alias tidak dipungut biaya melapor ke tim Satgas Saber Pungli Kabupaten Natuna. Akhirnya sang Kades berhasil diciduk tanpa perlawanan.

Kades tanjung diduga ambil persen dari warga terkait kepengurusan surat-surat tanah di daerah Tanjung, Kecamatan Bunguran Timur Natuna.

Padahal Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) merupakan kegiatan pendaftaran tanah untuk pertama kali yang dilakukan secara serentak. Program ini meliputi semua objek pendaftaran tanah yang belum terdaftar dalam satu wilayah desa/kelurahan.

Program PTSL digagas Pemerintah Republik Indonesia dan dilaksanakan oleh Kantor Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional. Program ini pun bertujuan untuk mengakselerasi pemberian kepastian hukum dan perlindungan hukum hak atas tanah.

Dengan demikian dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa gagas era Presiden Jokowidodo.

Bedasarkan informasi elektronik peroleh dari Polres Natuna terima wartakepri.co.id, Sabtu (9/9/2017).

Pada hari ini Sabtu tanggal 09 September 2017 Sekira Pukul 14.00 Wib, telah dilakukan Operasi Tangkap Tangan terhadap seorang yang bernama :

Nama : MN, Pekerjaan : Kepala Desa Tanjung. Alamat : Desa Tanjung Rt. 002 / Rw. 001 Kel. Bunguran Timur Laut Kab. Natuna.

Kronologis Kejadian, awalnya sekitar pukul 12.00 Wib, anggota SATGAS SABER-PUNGLI mendapat informasi dari seorang masyarakat bahwa akan ada transaksi uang untuk kepengurusan surat-surat tanah di daerah Tanjung.

Kemudian anggota SATGAS SABER-PUNGLI mendalami informasi tersebut dengan melakukan pengintaian disekitaran daerah tanjung. Pada saat melakukan penyisiran didaerah Tanjung, anggota.

SATGAS SABER-PUNGLI melihat ada 2 (dua) orang laki-laki sedang duduk di salah satu warung di Pantai Tanjung. Kemudian anggota.

SATGAS SABER-PUNGLI langsung menghampiri kedua lelaki tersebut dan langsung mengamankan lelaki yang menerima uang tersebut. Dan setelah diinterogasi, akhirnya lelaki yang mengaku bernama sdr. MD mengaku sebagai Kepala Desa Tanjung dan uang yang diterima tersebut adalah uang dari kepengurusan surat-surat tanah. Adapun uang yang diamankan

Uang sebanyak Rp. 500.000,- (Lima Ratus Ribu Rupiah). Adapun uang tersebut adalah sisa uang dari kepengurusan surat tanah tersebut.

Biaya untuk kepengurusan tanah tersebut ditentukan oleh Kepala Desa sebesar 10% dari harga pembelian tanah.

Adapun biaya pada saat kepengurusan surat tanah tersebut sebesar Rp. 2.000.000,- (Dua Juta Rupiah) yang kemudian dibayar pembeli sebesar Rp. 1.500.000,- (Satu Juta Rupiah) pada saat surat telah diterbitkan namun sisanya dibayarkan pada saat pembeli sudah mempunyai uang.

Hingga akhirnya sisa uang sebesar Rp. 500.000,- (Lima Ratus Ribu Rupiah) dibayarkan pembeli tanah pada hari Sabtu tanggal 09 September 2017 Sekira Pukul 14.00 Wib di salah satu warung yang terletak di Pantai Tanjung.

Setelah mengetahui hal tersebut, anggota SATGAS SABER-PUNGLI langsung membawa
sdr. MD ke Mapolres Natuna untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.(*)

Tulisan: Rikyrinov

Please follow and like us:

  • 0

DPRD BATAM
PEMKAB BINTAN
PEMKAB LINGGA
SPACE IKLAN