Kronologis Polair Penangkapan 2.000 Karung Balpres‎ Seludupan oleh Polda Kepri


PEMPROV KEPRI

Please follow and like us:

  • 0

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Sam Budigusdian, MH, didampingi oleh Kabid Humas Polda Kepri, Wadir Dit Pol Air mempublikasi hasil tangkapanKLM. Raja Persada-I Gt. 103 yang mengangkut ±2000 (dua ribu) karung pakaian bekas dan barang – barang bekas lainnya.

Barang bawaan tanpa dilengkapi dengan dokumen pelengkap pabean yang dilaksanakan di Mako Dit Pol Air Polda Kepri, Sekupang, Batam, pada hari Senin tanggal 11 September 2017 pada pukul 13.30 WIB.‎

Berikut penjelasan resmi, Kapolda Kepri kepada awak media.‎

Kejadian dan Peristiwa

Terjadinya perkara tentang kepabeanan yang dilakukan oleh klm. Raja Persada-I Gt. 103 yang dinakhodai oleh saudara inisial H bin J .
 
Lokasi penangkapan di ‎Perairan batu besar nongsa batam pada posisi koordinat 01° – 10’ – 815” n 104 -° 09’ – 312”e, pada Hari jumat tanggal 08 september 2017 sekira pukul 00.30 WIB.

Dilaporkan pada, hari jumat tanggal 08 september 2017 sekira pukul 06.00 wib oleh Aiptu Tahya Haryanto (komandan kapal patroli Polisi Barelang xxxi – 3001 Ditpolairud Polda Kepri).

Tersangka penyelundupan ini, berinisial H bin J (nakhoda kapal klm. Raja persada-i gt. 103).

Atas kejadiannya, pasal 102 undang-undang republik indonesia nomor 10 tahun 1995 tentang kepabeanan ;

” barang siapa yang mengimpor atau mengekspor atau mencoba mengimpor atau mengekspor barang tanpa mengindahkan ketentuan undang – undang ini dipidana karena melakukan penyelundupan dengan pidana penjara paling lama delapan tahun dan denda paling banyak. Rp 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).”

Kronologis Kejadian.

Pada hari Jum´at tanggal 08 september 2017, sekira pukul 00.30 WIB kapal patroli polisi Barelang xxxi – 3001 Ditpolairud Polda Kepri melaksanakan patrol rutin diperairan batu besar nongsa batam pada koordinat 01° – 10’ – 815” n 104 -° 09’ – 312”e memergoki dan memberhentikan 1 (satu) unit kapal klm. 

Raja persada i gt. 103, kemudian dilakukan pemeriksaan terhadap 1 (satu) unit kapal klm. Raja persada i gt. 103 dan ditemukan klm. Raja persada i gt. 103 tersebut di nakhodai oleh saudara H bin J berlayar dari pelabuhan Jurong port Singapura tujuan Batam bermutan ±2000 (dua ribu) karung pakaian bekas dan barang – barang bekas lainnya tanpa dilengkapi dengan dokumen pelengkap pabean.

Selanjutnya terhadap 1 (satu) unit klm. Raja persada i gt. 103, nakhoda dan 10 (sepuluh) orang abk (anak buah kapal) serta muatan di ad – hock dan dikawal menuju ke dermaga ditpolairud polda kepri sekupang batam guna pemeriksaan lebih lanjut.

Barang Bukti terkait :

1 (satu) unit klm. Raja persada-i gt.103.
1 (satu) bundel dokumen kapal klm. Raja persada-i gt.103.
± 2000 (dua ribu) karung pakaian (bekas)
± 30 (tiga puluh) kasur (bekas).
± 50 (lima puluh) unit tempat tidur rumah sakit (bekas)
1 (satu) unit piano besar.
±50 (lima puluh) kursi putar (bekas)
±200 (dua ratus) meja belajar (bekas)
±50 (lima puluh) lemari besi (bekas).
±30 (tiga puluh) karpet gulung (bekas)

Tindakan Kepolisian.

1.Membuat laporan polisi nomor : lp – a / 124 / ix / 2017 / spkt – kepri tanggal 8 september 2017.

2.Memeriksa saksi-saksi dan tersangka
3.Melakukan koordinasi dengan bea cukai batam

Pihak kepolisian akan melimpahkan selanjutnya ke kantor Bea dan Cukai Batam.(*)

Sumber : Humas Polda Kepri

Please follow and like us:

  • 0

DPRD BATAM
PEMKAB BINTAN
PEMKAB LINGGA
SPACE IKLAN