Hakim dan Pegawai PN Batam Jalani Pemeriksaan Tes Urine, Ini Hasilnya…


Wartakepri.co.id, Batam – Banyak kasus narkoba yang disidangkan oleh Pengadilan Negeri Batam, tidak menutup kemungkinan akan terkena virus pada hakim dan pegawainya. Melalui Badan Narkotika Nasional ( BNN) Kota Batam, Kepulauan Riau, menggelar pemeriksaan tes urin kepada seluruh Hakim dan pengawai di lingkungan Pengadilan Batam, Selasa (12/9/2017) pagi.

Menurut Endi Nurindra, digelarnya pemeriksaan tes urine merupakan instruksi Mahkamah Agung (MA). Hal ini harus dilaksanakan paling lambat pada Desember 2017 dan semua PN sudah melaksanakan tes urin ini.

“Tes urin ini dilaksanakan di lingkungan Pengadilan seluruh Indonesia atas surat edaran Mahkamah Agung,” terang Endi, Humas PN Batam kepada Wartakepri di sela-sela acara pengambilan urine oleh petugas BNP Kepulauan Riau.

Masih menurut Endi, pelaksanaan tes urin dimaksudkan agar lingkungan Pengadilan terbebas dari penyalahgunaan Narkoba.

“Kita berharap dari 70-an orang pegawai dan Hakim yang menjalani pemeriksaan tes urin hari inj, tidak ada yang positif menggunakan Narkoba dan hasilnya negatif, ”sebut Endi Nurindra .

Dari pantauan media ini, semua pegawai yang terdiri dari Panitera, Juru Sita dan seluruh Hakim Pengadilan Negeri Batam diwajibkan menjalani tes urin. Mereka satu persatu mengisi daftar absensi untuk diambil air kencingnya.

Terlihat satu persatu hakim memegang air kencingnya, mulai dari ketua pengadilan, Syahlan, wakil ketua, Tumpal Sagala dan hakim Syahrial, Taufik, Jasael, Chandra, Endi Nurindra, Iman Setiawan, Egi Novita, Redite, Yona Lamarosa, Marta Napitupulu, Rozza El Afrina, Hera Polasia dan Renni Pitua Ambarita, serta seluruh panitara dan staf maupun honorer.

Nurlis SKM, Kabid BNP Kepi mengatakan, terlaksananya pemeriksaan tes urin ini merupakan program dari BNP sendiri dan bukan permintaan dari Ketua Pengadilan Negeri Batam, Syahlan. Adapun hasil sementara, dari 69 orang yang dicek belum dapat kami simpulkan.

Hasilnya belum dapat disimpulkan, dimana yang kami periksa hanya enam jenis parameter dan terdiri dari :
AMP = Amphetamine test
COC = Cocaine test
MOP= Morphin test
THC = Marjuana test
MET= Methaphetamine test
BZO = Benzodiazephine test.

“Pengambilan sampel air kencing untuk pemeriksaan setiap orang minimal 20 ml,” terang Nurlis.

 

( Nikson Simanjuntak )

 







KADIN _ FORPI