Tanya Jawab Kompolnas dengan Muspida Natuna, Bahas Kapal hingga Lapas


WARTAKEPRI.co.id, NATUNA – Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Irjen.Pol. (PURN) Yotje Mende dan Poengky Indarti dampingi Kapolres Natuna AKBP Charles Panuju Sinaga jalin keakraban melalui dialog tatap muka antara Tim Kompolnas dengan Forkopimda, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Adat di Wilayah Polres Natunan Rabu,(13/9/2017)Gedung Siriserindit.

Wabub Natuna Negesti sambutan mengatakan Natuna masih terkendalanya transportasi dan teknologi informasi sehingga mengakibatkan lambatnya kemajuan Kabupaten Natuna.

Sambung negesti,Natuna merupakan wilayah perairan dimana 99.75 % adalah lautan dan berbatasan langsung dengan beberapa Negara Tetangga.

“Perlunya bekerjasama semua komponen untuk memajukan daerah,” sebut Negesti.

Negesti juga menyinggung, masih terlihat marak beredarnya Narkoba di Kab. Natuna disebabkan kurangnya pengamanan dan tidak adanya alat pendeteksi sehingga bebas masuk.

Semntara Sambutan Tim Kompolnas Poengky Indarti mengatakan keanggotaan Kompolnas periode tahun 2016 – 2020. Penyampaian latar belakang lahirnya Kompolnas ada di Indonesia.

“Tujuan Kompolnas kunjungan kerja di Kab. Natuna dalam rangka penjabaran program Presiden RI sebagai wilayah terluar Poros Maritim NKRI serta pendataan, monitoring dan evaluasi,” ujar Indarti.

Diskusi serta dialog yang dipimpin Irjen. Pol. (PURN) Yotje Mende,

Dialog berlangsung lancar Ketua DPRD Kabupaten Natuna Yusripandi menyampaikan perlu adanya kapal cepat untuk Polres Natuna sehingga mendukung tugas-tugas kepolisian.

Langsung dijawaban kompolnas : Mudahan Polres Natuna akan mendapatkan kapal2 yang lebih besar dan cepat untuk mendukung tugas kepolisian.

Sedangkan Danlanal Kolonel Laut (P) Tony Herdijanto, mengatakan,perlunya sinergi antara AL dan kepolisian dalam mengoptimalkan pengawasan di pelabuhan resmi dan pelabuhan tikus dimana jalur masuknya narkoba dan barang-barang ilegal di kab. Natuna.

Dari Anggota DPRD Wan Sofian mengatakan perlu adanya lapas di Kab. Natuna dimana selama ini tahanan dititipkan di Rutan Polres Natuna,” kata Wansofyan.

Jawaban kompolnas : Akan menyampaikan kepada Pemerintah Pusat untuk pembangunan lapas di Kabupaten Natuna.

Sementara dari Tokoh masyarakat Natuna, Asparlani mengatakan, sangat bangga dengan Kepolisian dimana mampu menumpas kejahatan-kejahatan serta sinergitas Polres Natuna dengan masyarakat sangat baik.

Perwakilan Badan karantina Natuna mengatakan mengapresiasi kepada kompolnas yg mana telah datang ke Kabupaten Natuna.

Sinergitas dengan kepolisian khususnya Polres Natuna sangat baik.

Terkendalanya pengangkutan ikan napoleon dimana saat ini pengangkutan ikan napoleon telah dibatasi oleh pemerintah pusat.

Sedangkan Ketua MUI Kab. Natuna Daeng Rumaidi mengatakan secara umum keberadaan Polres Natuna sangat baik dan membantu masyarakat.

Sambung dia,kedapan untuk pembangunan komplek-komplek TNI AD tidak dibangun ditengah-tengah masyarakat.

Memperkuat TNI AL dan TNI AU untuk membackup apabila menangkap nelayan asing.ujar Daeng Rumaidi.

Jawaban Kompolnas : Sangat setuju dengan memperkuat TNI AL dan TNI AU dimana Natuna merupakan berbatasan langsung dengan Negara tetangga.

Dari Sekda Kab. Natuna Wan Siswandi mengusulkan agar,dapat membangun perumahan-perumahan Kepolisian baik untuk perwira ataupun bintara.

Jawaban : Sangat setuju dengan pembangunan perumahan Polri dan mengharapakan kepada Pemda agar menghibahkan lahan untuk pembangunan perumahan kepolisian.

Mengharapkan Polsek Midai dan Polres Natuna mendapatkan tunjungan perbatasan dimana beberapa polsek telah mendapatkan tunjungan perbatasan.

Mengharapkan agar memberikan kelonggaran terhadap perdagangan bahan-bahan pokok di Kec. Serasan Kab. Natuna dengan Malaysia Timur.

Jawaban : Akan mencari cara bagaimana mensiasati hal tersebut dimaana hal tersebut menyangkut kehidupan masyarakat.

Tokoh masyarakat Novain mengatakan,

Sangat mendukung upaya penegakan hukum dan mengharapkan kepada tim cyber pungli Natuna sebaiknya melakukan penyamaran di instansi pemerintah tidak hanya menerima laporan sehingga bisa menangkap pungli yg besar tidak hanya pungli yang kecil.

Jawaban kompolnas : tidak ada batasan nominal untuk penangkapan pungli dimana pungli yg kecil jika di kalikan hari, bulan ataupun orang itu akan menjadi nominal besar.

Kepolisian khususnya Polres Natuna sangat baik dan bersinergi kepada masyarakat.

Perlunya dibangun pos lintas batas
Jawaban : Akan menyampaikan kepada Presiden untuk pembangunan pos lintas batas di Kab. Natuna khusunya Kec. Serasan yg berbatasan langsung dengan Negara tetangga.

Usai acara lanjutkan pemberian cendera mata dari Ketua tim Kompolnas kepada Wakil Bupati Natuna.

Hadir dalam kegiatan Wakil Bupati Natuna, DPRD Kab. Natuna, Sekda Natuna, FKPD, OPD, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat dan Personil Polres Natuna.

Usai dialog Tim Kompolnas didampingi Kapolres Natuna beserta PJU Polres Natuna menuju ke Polsek Bunguran Barat dalam rangka program supervisi, peninjauan dan monitoring di Polsek-Polsek perbatasan.(*)

Rikyrinovsky







KADIN _ FORPI