Gubernur dan DPRD Setuju Jika Kepri Jadi Zona Aman Muslim Rohingya Terbuka


DPRD BATAM

Klik Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 0

WARTAKEPRI.co.id, TANJUNGPINANG – Langkah untuk membantu Muslim Rohingya untuk mendapatkan zona aman di Indonesia terus dilakukan oleh sejumlah kelompok masyarakat, termasuk di Provinsi Kepri. Langkah pendekatan dengan pimpinan dan politisi di Kepri mulai membuahkan informasi yang positif. Hal ini diungkap oleh Suryadi Wakil Ketua Forum Kemanusiaan Peduli Rohingya Provinsi Kepri.

Kepada WartaKepri.co.id, Suryadi menginformasikan kalau, Jumat (15/9/2017) Gubernur dan DPRD menyatakan siap jadi tuan rumah bagi etnis rohingya, jika Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dan Pemerintah Indonesia untuk menyatakan Indonesia jadi zona aman bagi pengungsi Rohingya.

” Secara prinsip, secara pribadi Gubernur Kepri siap menjadi salah satu wilayah zona bagi pengungsi Rohingya, jika memang Indonesia diputuskan menjadi salah satu wilayah zona aman itu. Hanya saja, secara kelembagaan, Gubernur Kepri ingin berkoordinasi dulu dengan DPRD, Lembaga Adat, MUI, tokoh masyarakat dan tokoh agama di Kepri,” papar Suryadi mengutip penjelasan Gubernur Kepri Nurdin Basirun dalam sebuah pertemuan di Kepri.

Langkah untuk membantu Muslim Rohingya untuk mendapatkan zona aman di Indonesia terus dilakukan oleh sejumlah kelompok masyarakat, termasuk di Provinsi Kepri

Ditegaskan lagi, Gubernur dan DPRD sebagai representasi Kepri menyatakan siap dg penuh keikhlasan dan tanggungjawab untuk menjadi tuan rumah bagi Rohingya.

” Maka ini adalah berita baik dan insyaallah akan menjadi kebaikan bagi Kepri khususnya dan Indonesia umumnya,” papar Suryadi yg juga adalah dosen ilmu hukum UMRAH mengemukakan bahwa dengan sikap yang mulia yg disampaikan Gubernur dan Ketua DPRD Kepri.

Selanjutnya pihak Forum Kemanusiaan Peduli Rohingya Kepri akan berkoordinasi dengan AKIM (Aliansi Kemanusiaan Indonesia Myanmar) dan KNSR (Komite Nasional Solidaritas Rohingya) melalui ACT (Aksi Cepat Tanggap) yang merupakan lembaga yg dijadikan sebagai rujukan untuk menyampaikan donasi dari masyarakat Kepri untuk etnis Rohingya.

Dijelaskan Suryadi jumlah donasi yang sudah terkumpul adalah Rp 220 juta. Dan Insyaallah akan bertambah terus hingga hari Ahad depan ini akan di launching pengiriman bantuan tahap I untuk Rohingya.

Acara hari Minggu (17/9/2017) disejalankan dengan shalat ghaib akbar di masjid Agung Al Hikmah Tanjungpinang setelah shalat zuhur.

” Untuk itu, Kami mengundang segenap Ummat Muslim untuk menghadirinya,” ajar Suryadi lagi.

Ust. Fauzi Almandaris, Ketua Forum Kemanusiaan Peduli Rohingya Kepri mengemukakan bahwa Kami yakin sampai hari Ahad nanti hingga Jumat (15/9/2017) pukul 12.00 WIB siang donasi yang Kami terima bisa mencapai sebesar Rp 250 juta. Bahkan lebih karena Kami melihat kesadaran masyarakat kita terhadap tragedi kemanusiaan rohingya sangat tinggi.

” Kami ucapkan terimakasih kepada semua pihak yg sudah ikut berpartisipasi bersama untuk rohingya. Semoga Allah SWT mengganti setiap donasi dan bantuan yg diberikan dengan yang lebih baik lagi,”ungkap Suryadi.

Secara lebih rinci, Suryadi menjelaskan bahwa untuk penangan pengungsi dari luar negeri, karena Indonesia, sudah memiliki regulasinya.

” Bisa kita lihat pada Perpres no. 125 tahun 2016 tentang penanganan pengungsi dari luar negeri,” jelas kandidat doktor ilmu hukum ini.(*)

Editor: Dedy Suwadha Sikumbang
Foto: Kiriman Suryadi

Klik Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 0
PEMPROV KEPRI
PEMKAB BINTAN
PEMKAB LINGGA
SPACE IKLAN




DINKES