Bripda Galuh Mustika Polisi Teladan Penggerak Revolusi Mental Polda Kepri


Please follow and like us:

  • 0

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Kepolisian Daerah (Polda) Kepri memberikan penghargaan kepada tiga personel yang terpilih sebagai polisi teladan penggerak Revolusi Mental dan pelopor tertib sosial di ruang publik tahun 2017.

Penghargaan tersebut diberikan Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian dalam kegiatan upacara bulanan dan pemberian penghargaan, di Lapangan Upacara Polda Kepri, Senin, 18 September 2017.

Tiga personel Polda Kepri yang berprestasi tersebut, Bripda Galuh Mustika dengan nilai akhir 87.25, Bripka Doni Permana, SE dengan nilai akhir 75.00, dan Brigadir Romizona, SH dengan nilai akhir 64.9.

Tiga personel yang terpilih sebagai polisi teladan

Kapolda berharap agar hendaknya prestasi ini menjadi contoh yang positif sekaligus sebagai motivasi bagi seluruh personel Polda Kepri. Untuk itu tingkatkan kecintaan dan kebanggan bagi anggota Polri sehingga hasilnya dapat dirasakan oleh masyarakat.

Dalam Upacara Bulanan dan Pemberian Penghargaan kepada polisi berprestasi, Kapolda menyampaikan beberapa hal, di antaranya evaluasi hasil pelaksanaan tugas pada bulan Agustus lalu.

Dilihat dari data perkembangan gangguan Kamtibmas yang terjadi di wilayah hukum Polda Kepri dan jajaran pada Agustus 2017 dibandingkan pada bulan Juli 2017 berdasarkan trend kejahatan menurut golongan adalah:

1. Kasus kejahatan Konvensional mengalami kenaikan sebesar 43 kasus atau 19% (268 kasus di bulan agustus 2017 dan 225 kasus di bulan juli 2017).

2. Untuk kasus kejahatan Trans nasional mengalami kenaikan sebesar 7 kasus atau 27% (33 kasus di bulan Agustus dan 26 kasus di bulan Juli 2017).

3. Untuk kasus kejahatan terhadap kekayaan negara mengalami kenaikan sebesar 2 kasus atau 50 % ( 4 kasus di bulan agustus 2017 dan 2 kasus di bulan juli 2017).

4. Sedangkan untuk kasus kejahatan yang berimplikasi kontinjensi tidak ada mengalami kenaikan atau penurunan (tetap) sebesar 0%.

Dalam penegakkan hukum di laut, ungkap Kapolda, Ditpolairud Polda Kepri, terhitung mulai Januari-Agustus 2017 telah menangani 34 kasus tindak pidana yang terjadi di wilayah perairan.

Dari 34 kasus dimaksud, 16 kasus diserahkan ke instansi terkait (Bea Cukai, Balai Karantina Hewan Ikan dan tumbuhan, dan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepri).

Kapolda juga menyampaikan, saat ini Polda Kepri sedang melaksanakan Operasi Mandiri kewilayahan Antik Seligi 2017 yang dilaksanakan mulai 31 Agustus 2017 – 19 September 2017, dengan sasaran narkoba.

Kapolda berpesan kepada seluruh jajaran, agar melakukan operasi ini dengan sungguh-sungguh, sehingga nantinya akan memperoleh hasil yang maksimal.

” Kepada anggota Polda Kepri dan seluruh jajaran untuk tidak tersangkut dalam masalah narkoba dan tindakan yang tidak pantas serta terlibat aksi kriminalitas lainnya. Hendaknya kita semua dapat menjadi teladan yang baik bagi masyarakat untuk bersama-sama memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat,” tegasnya.

Polda Kepri, sambung Kapolda, juga sedang melaksanakan pengamanan kepulangan jemaah haji embarkasi Batam dari Mekah, yang pelaksanaanya dimulai pada 8 September 2017 sampai 4 Oktober 2017.

Untuk itu, pelaksaan kegiatan pengamanan hendaknya dapat dilakukan secara maksimal dan tetap selalu berkoordinasi dengan instansi terkait, sehingga pelaksanaan pengamanan dapat berjalan lancar dan jemaah haji dapat kembali ke kediaman masing-masing dalam keadaan selamat dan aman. (*)

Sumber : Humas Polda Kepri
Editor: Dedy SWD

Please follow and like us:

  • 0






KADIN _ FORPI


Custom Search