Terdakwa Alfian Dachi,Tipu Bos Toko Cahaya Bangunan Rp739 Juta


Please follow and like us:

  • 0

Wartakepri.co.id, Batam – Terdakwa Alfian Dachi, yang konon katanya seorang kontraktor pengerjaan proyek pemerintah maupun swasta di Kota Batam, harus meringkuk dan merasakan dinginnya di sel teruji besi tahanan Lapas Barelang atas tindakan penipuan yang dilakukanya sebesar Rp239 juta pada saksi korban, bernama Hendrik Ropianto alias Steven, bos toko material cahaya bangunan.

Jaksa Penuntut Umum ( JPU), Rumondang Manurung SH menghadirkan tiga orang saksi, Senin (18/9/2017). Dalam keterangan saksi Joko Saputro, karyawan Steven bagian dept.colletor atau bagian penagihan menerangkan: terdakwa sering ia lihat datang ke toko untuk mengambil bahan bangunan.

“Saya sering melihat terdakwa datang saat di toko dan mengambil barang bangunan. Terkadang kalau ia datang jumpa langsung pak Hendrik Ropianto alias Steven. Dan kasus ini terkait pembayaran bahan bangunan yang tidak dibayarkan, sekitar November 2014 silam di ruko Senawangi Batuaji Kota Batam,” terang Joko.

Pada saat itu, pernah saya mendengar pembicaraan terdakwa dengan pak Hendri Ropianto soal tagihan bahan bangunan yang tidak dibayarkanya. Pak Steven bilang ke terdakwa supaya tagihan yang lama agar diselesaikan, agar bisa disupport kembali. Dan terdakwa berjanji, kalau pun gagal, akan melunasi dengan menjual satu unit mobil Fortuner nya.

“Terdakwa saat itu, saya dengar berjanji sama pak Steven akan menyelesaikan tagihannya dengan menjual satu unit mobil Fortuner nya. Dan soal cek bank Riau, yang diberikan terdakwa sebesar Rp150 juta, tapi saldo tidak mencukupi, saya dapat informasi dari pak Steven,’ kata Joko pada ketua majelis hakim, Yona Lamerosa.

Atas keterangan saksi Joko, terdakwa membantah dan mengatakan bahwa pada saat itu tidak ada orang yang nendengarkan pembicaraanya selain dengan Hendrik Ropianto. Dimana saat itu, Hendrik mengajaknya ke ruangannya. Kilah terdakwa Alfian Dachi, yang didamping oleh Tiga orang kuasa hukumnya.

Atas perbuatan terdakwa Alfian Dachi, korban Hendri Ropianto alias Steven mengalami kerugian sebesar Rp239. 383.000 juta. Perbuatan terdakwa tersebut sebagaimana diatur dan diancam pidana pasal 378 KUHP. Kata Jaksa Rumondang Manurung SH, usai persidangan.

Sebelumnya menurut Steven, terdakwa Alfian Dachi pernah disidangkan perkara perdatanya di PN Batam, terkait utang yang tidak dibayarkan ditahun 2012, sebesar Rp.500 juta. Dalam putusan perdata nomor 86/pdt/G/2016 /PN Batam menyatakan: terdakwa harus membayar utangnya sebesar Rp500 juta kepada Hendrik Ropianto.

“Putusan Pengadilan Negeri Batam tersebut dihiraukan terdakwa, sampai saat ini belum dibayarkanya. Total uang yang ditipu oleh terdakwa sebesar Rp739.383.000 juta,” tutur Hendrik

 

( Nikson Simanjuntak )

Please follow and like us:

  • 0






KADIN _ FORPI


Custom Search