Kementerian PUPR: Ada Bantuan Bank Dunia Untuk Situs Online Properti


WARTAKEPRI.co.id,JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menyambut baik usulan swasta untuk berkolaborasi dalam pendataan informasi dan pengembangan situs interaktif perumahan subsidi yang akan dikembangkan bersama dengan bantuan Bank Dunia.

Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Lana Winayanti menuturkan saat ini pihaknya tengah mengumpulkan informasi yang diperlukan untuk mengembangkan program tersebut. Kemungkinan pihaknya juga akan bekerja sama dengan swasta pemilik situs properti online dalam pengembangannya.

Adapun Lana menyebut secara garis besar informasi terkait kebijakan perumahan, pembelajaran terkait perumahan, bahan bangunan, serta teknologi konstruksi terkini sangat diperlukan masyarakat saat ini. Menurutnya kemungkinan besar program itu akan bisa beroperasional tahun depan, karena Bank Dunia juga baru akan mengirimkan tenaga ahlinya untuk membantu pada bulan ini.

“Kami dapat tawaran yang menarik dari portal online, dan kami masih garap konsepnya. Bukan tidak mungkin untuk bekerja sama. Selain itu, bulan ini tenaga ahli dari Bank Dunia akan datang untuk membahas konsep dan desain situs tersebut,” katanya Kamis (21/09/2017).

Pengembangan situs ini juga merupakan bagian dari pinjaman bank Dunia sebesar US$450 juta kepada Indonesia dalam membantu masalah perumahan.

Country Manager Rumah 123, Ignatius Untung mengatakan dengan era digital saat ini pemerintah tidak bisa melangkah sendiri. Dia mengungkapkan portal properti online juga perlu digandeng untuk mendorong kampanye perumahan.

“Nyatanya selama ini kan nggak ada, tenggelam dengan iklan komersial. Intinya ini masih jadi program pemerintah sendirian plus segelintir yang punya kepentingan di situ,” katanya.

Untung menyebut pihaknya pun siap bekerja sama dengan pemerintah untuk memasarkan perumahan MBR.

“Kami sudah sempet omong, kalau butuh bantuan. Kami support untuk market ini. Kami nggak mungkinlah cari untung orang pemerintah aja sudah subsidi. Kami bisa bikin bantuan promosi, mulai dari listing tampilan,” imbuhnya

Diharapkan kolaborasi itu juga dapat mengakselerasi program sejuta rumah yang dicanangkan pemerintah. Bilamana pemerintah masih bekerja dengan cara yang sama, maka target sejuta rumah pun masih jauh dari harapan. Meski demikian dia juga menggarisbawahi bahwa belum tercapainya target bukan melulu berarti hasil yang buruk.

“Bahwa ada targetnya mungkin bukan untuk dicapai. Kita tahu selalu ada target yang belum dicapai. Target itu sebegitu mustahil tapi setidaknya supaya didorong sekuat tenaga supaya sampai,”pungkasnya.(*)

Sumber: bisnis.com







KADIN _ FORPI


Custom Search