Mendagri Menyayangkan Kinerja Inspektorat, 77 Kepala Daerah Terjaring OTT

PEMPROV KEPRI

Klik Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 8

Wartakepri.co.id, Nasional – Menteri Dalam Negeri ( Mendagri ) RI, Tjahjo Kumolo mengaku sangat prihatin dengan jumlah kepala daerah yang terkena OTT KPK itu. Menyayangkan kinerja dari inspektorat di daerah-daerah. Jika inspektorat sudah melaksanakan tugasnya dengan benar, maka tidak diperlukan lagi KPK turun tangan untuk menangani perkara korupsi yang nilainya cuma Rp 5 juta.

“Selama ini aspek penindakan dari inspektorat tidak pernah berjalan dengan baik,”kata Tjahjo Kumolo, seperti yang dilansir Berita Indonesia.com, Senin (18/9/2017) lalu.

Sebelumnya, Kumolo mengisyaratkan, akan menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) untuk memperkuat pengawasan yang dilakukan inspektorat. Opsinya, inspektorat sebagai lembaga pengawas internal Pemerintah di tingkat Kabupaten kota akan bertanggung jawab kepada Gubernur dan inspektorat provinsi bertanggung jawab kepada pemerintah pusat dan inspektorat Jenderal di kementerian akan bertanggung jawab kepada Presiden.

Selama ini, kedudukan inspektorat berada di bawah perintah kepala daerah di daerahnya, seperti inspektorat kabupaten/kota bertanggung jawab kepada Walikota/Bupati, dan inspektorat provinsi bertanggung jawab kepada Gubernur dan seterusnya. Sehingga inspektorat di daerah diyakini bakal tidak mungkin akan melakukan kontrol apalagi sampai kepada penindakan kepada atasannya, kepala daerah. Itu tidak bakal mungkin. Pasti..!. Tegas Kumolo

Bupati Kabupaten Batu Bara, Sumut, OK Arya Zulkarnaen, sudah masuk dalam daftar 77 nama-nama kepala daerah di Indonesia yang terkena OTT KPK.

Menurut Mendagri, jumlah kepala daerah yang terkena OTT KPK sudah 77 kepala daerah. Dan ada sebanyak 300 lebih kepala daerah lainnya terkena masalah. Dan kepala daerah yang disebutkan terakhir terkena OTT KPK adalah Walikota Batu, Eddy Rumpoko, yaitu beberapa hari setelah Bupati Batu Bara, Sumut, OK Arya Zulkarnaen, terjaring OTT KPK pada Rabu (13/9) lalu.

“Kami mengapresiasi KPK,” kata Kumolo usai bertemu Deputi Pencegahan KPK, Pahala Nainggolan di kantornya, jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta pusat.

Mendagri Tjahjo Kumolo menegaskan, dia percaya dengan KPK yang melakukan penangkapan terhadap kepala-kepala daerah selama ini. ”OTT harus cukup alat bukti, baru OTT. Nggak mungkin nggak, yang 77 (kepala daerah ) itu valid semua,” tegasnya kepada wartawan. ( net/ nikson )

Klik Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 8

PEMKAB BINTAN
DPRD BATAM
PEMKAB LINGGA
SPACE IKLAN




DINKES