Razia Obat PCC Obat Label Biru di Karimun Gagal, Semua Toko Obat Tutup

DEWAN PERS WARTAKEPRI

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 20

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Diduga razia bocor, beberapa toko obat di Tanjungbalai Karimun banyak yang tutup saat tim gabungan yang terdiri dari Satpol-PP, Polres Karimun, Pemkab Karimun dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karimun menggelar razia, Jumat (22/9/2017) pagi.

Seperti yang terlihat di Jalan Nusantara, beberapa toko obat yang biasanya sudah buka terlihat masih tutup meski telah pukul 10.00 WIB.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rachmadi mengatakan razia ini dilakukan untuk melihat secara langsung dilapangan seperti di Apotik dan toko klontong terkait peredaran obat PCC yang mulai meresahkan masyarakat.

“Razia ini kita lakukan untuk merazia sekaligus menghimbau kalau ada obat-obatan yang sekarang lagi ngetren, seperti PCC dan obat berlabel biru yang memang dilarang dijual di toko klontong yang tidak memili ijin untuk menjual obat tersebut,” kata Rachmadi saat diwawancarai wartawan usai menggelar razia di seputaran jalan Nusantara, Jumat (22/9/2017).

Apabila ditemukan ada toko obat atau toko klontong yang menjual obat berlabel biru tanpa ijin, Rachmadi menyebut bahwa pihaknya akan merekomendasikan toko tersebut untuk menutup ijin usahanya.

“Kalau ada kita temukan toko yang menjual obat berlabel biru atau obat yang dilarang, pastinya akan kami rekomendasikan agar ijin usahanya ditutup, karena yang memberikan ijin adalah BPMPT,” ucap Rachmadi.

Sementara pantauan media dilapangan, dari beberapa titik yang tersebar di jalan Nusantara dan Kolong saat tim gabungan mendatangi toko obat maupun toko klontong tidak ditemukan obat jenis PCC serta obat berlabel biru. (ian)

Sumber: Lenddot.com

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 20
SMART FREN

Berita Terkait



PEMPROV KEPRI
PEMKO BATAM DPRD BATAM
PEMKAB BINTAN
PEMKAB LINGGA