Suwarso : Pak Dendi Lapor Balik PT Bess ‎


DPRD BATAM

Klik Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 0

Wartakepri.co.id, Batam –Terkait laporan PT Bess Central Insurance, terhadap empat menejemen BUBU ke polisi ditanggapi oleh Suwarso, selaku Operasional Manager BUBU Hang Nadim Batam, Jumat (22/9/2017), saat dikonfirmasi melalui WA ke wartakepri. ‎

Dalam WA tersebut, Suwarso menjawab, Jumat (22/9/2017) sekitar pukul 22.30 WIB. Sebelumnya, Wartawan Warta Kepri mencoba klarifikasi mengenai laporan pihak Beni dari PT NJE ke pihak kepolisian, pada Kamis (7/9/2017) setelah berita berjudul : PT NJE Laporkan Empat Manejemen BUBU Hang Nadim Batam ke Polisi.

Sejak berita ini terbit belum ada klarifikasi dari pihak BUBU Hang Nadim, dan baru pada hari Jumat (22/9/2017) malam Suwarso baru menjawab,

Jawaban diberikan setelah Wartawan WartaKepri kembali bertanya ‎ yang dikirim via WA, kepada Suwarso. Sorry bang, terkait laporan PT Bess. Apa benar abang lapor balik ..?.

“Pak dendi melapor balik,” jawab Suwarso singkat.

Dalam berita tersebut, ‎Beni Effendi, pemilik PT NJE, Kamis (7/9/2017) mengungkapkan keluhan masyarakat pengguna bandara Batam. Mulai permainan sewa tenat, parkir, pengiriman barang hingga proyek didalam bandara itu sendiri.

Hal ini juga yang dialami oleh PT Nadya Jaya Express ( NJE), yang sudah bertahun tahun melakukan kerjasama sewa tenat di Bandara Hang Nadim Batam. Kesepakatan kerjasama perpanjangan kontrak untuk periode 1 Juli 2017 hingga 31 Desember 2017, sudah dilaksanakan dalam rapat dan di notulenkan kontrak tetap dilanjutkan.

Namun adanya kebijakan sepihak yang dilakukan Suwarso selaku kepala operasional Bandara Hang Nadim, yang mengatakan bahwa pihak bandara tidak memperpanjang kontrak, sehingga harus selesai pada 30 Juni 2017.‎

“Apa tidak penipuan namanya ini, setelah uang jaminan dan konsesi sudah kita lunasi, tiba tiba surat yang kata Suwarso datang dari BP Batam dan menerangkan tidak diperpanjang kontrak kerjasama lagi dengan PT Bess Central Insurance dan PT Nadya Jaya Express,” ujar Beni Effendi, pemilik PT NJE, Kamis (7/9/2017).

Atas keputusan sepihak ini, kami dirugikan secara materil maupun inmateril. Sehingga kami melaporkan pada pihak kepolisian karena adanya tindak pidana penggelapan ( pasal 372).

Laporan PT Nadya Jaya Express ini dibenarkan oleh Kapolsek Bandara Hang Nadim Batam, AKP Betty Nofiah dan mengatakan: bahwa pihak terlapor sudah hadir dikantornya untuk memberikan keterangan pertama dalam perkara tersebut.

“Semua masih prosess dan pihak terlapor sudah hadir untuk memberi keterangannya. Kalau mereka tidak hadir akan kita pemanggilan kedua lagi,” terang Betty Nofiah pada wartakepri.‎ (*)

(Nikson Simanjutak)

 

Klik Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 0
PEMPROV KEPRI
PEMKAB BINTAN
PEMKAB LINGGA
SPACE IKLAN




DINKES