Nyawa Umi Kalsum Diduga Dihabisi Tidak Hanya Terdakwa Darwis Sendiri


DPRD BATAM

Klik Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 0

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Umi Kalsum, korban pembunuhan yang jasadnya ditemukan di hutan baloi kolam Batam, pada tanggal 18 Pebruari 2017 masih menyisahkan banyak misteri. Diduga nyawa korban dihabisi tidak hanya terdakwa Darwis ( 48) sendiri.

Dari keterangan saksi Iko, satpam City View Hotel menerangkan, terdakwa Darwis pada tanggal 15/2 sore sudah datang ke hotel namun belum menginap bersama prempuan bernama Gina. Kemudian, tanggal 17/2 malam pukul 22.28 wib, melihat terdakwa Darwis dan Umi Kalsum ( korban red) keluar dari hotel membawa ransel, selanjunya pada tanggal 18/2, terdakwa bersama temannya bernama Indra di lobi hotel lalu menuju Avaza. Korban memakai baju baju merah berkera, celana jean dan sepatu putih.

“Tanggal 17/2 pukul 21.00 wib malam, ada tamu hotel kamar 306 menelepon resepsionis karena menemukan KTP atas nama Umi Kalsum di koridor hotel. Saat itu juga, saya yang ngantar langsung KTP tersebut ke kamar 207 yang ditempati Umi Kalsum dan diterima terdakwa Darwis sendiri,” kata saksi Iko, Selasa (26/9/2017) saat dimintai keterangannya oleh majelis hakim pengadilan negeri Batam.

Hal yang sama juga diterangkan satpam, Abdul Muhit dan mengatakan, jika terdakwa menginap di hotel selalu berempat selain dari korban. Tanggal 16 Pebruari 2017, terdakwa bersama korban ceck in di kamar 207, saat itu saya sendiri yang antar dan buka kamar. Sementara di kamar 208 ditempati oleh temanya.

“Dalam tiga bulan berjalan, terdakwa Darwis ceck in sebulan sekali, dengan lama nginap cek 2-3 malam. Dan tiap datang ke hotel selalu berdua dengan korban dengan memakai mobil Avanza BP 1849 ED,” tegas Abdul Muhit.

Kemudian, tanggal 17/2 pukul 7.30 wib terdakwa nanya “ada kamu jumpa cewek aku”. Dan waktu buka kamar 207, korban tidak biasanya wajahnya murung dan diam. Kalau dia datang ke hotel selalu suka menyapa. Tegas Abdul Muhit.

Sementara, Aswin selaku Resepsionis hotel mengaku melihat terdakwa Darwis datang mengambil kunci buka kamar sekitar pukul 23.00 wib dan keluar lagi pada tanggal 17/2,. Kemudian terdakwa kembali ke hotel pukul 00.30 wib dengan membawa tas kecil, tablet dan botol agua.

“Pada tanggal 18/2 pagi, terdakwa Darwis keluar dari Kamar 207 untuk ceck out pertama. Tidak beberapa jam kemudian, dari kamar 208, juga ikut ceck out,” ujar Aswin

“Selanjutnya, CCTV hotel dibuka di kantor Polresta Barelang namun tidak dapat diputar. Setelah itu, CCTV dibawa kembali ke hotel dan diputar pada tanggal 22/2 pukul.24.00 wib, ada pergerakan mobil avanza. Dan dari pintu bagasi belakang mobil tersebut ada keluar orang dengan ciri cirinya adalah Indra. Sementara terdakwa Darwis keluar dari pintu mobil menuju minimarket, baru masuk ke dalam kamar,”ungkap Aswin.

Berita sebelumnya, terdakwa Darwis menelopon Salma, ibu kandung dari korban. Namun tak ada pembicaraan cuman hanya kata hallo, tetapi suara nangsis Umi terdengar.

“Darwis menelepon saya sebelum kejadian, tapi tak ada bicara cuman kata hallo. Namun suara tangis anak saya Umi Kalsum terdengar. Karena tidak ada jawaban telepon tersebut, maka saya matikan,” kata Salma, ibu kandung Umi Kalsum di Pengadilan Negeri Batam.

Antara korban dan terdakwa Darwis hubungannya adalah pacaran, sewaktu dikenalkan anak saya sejak Mei 2016 silam. Dari situ terdakwa Darwis sudah sering komunikasi dengan saya baik langsung maupun melalui telepon.

“Memang anak saya seorang Janda dan dari ceritanya, terdakwa Darwis masih punya istri dan anak belum cerai. Saat itu juga hubungan mereka saya larang agar tidak dilanjutkan,” terang Salma.(*)

Tulisan: Nikson Simanjutak.

Klik Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 0
PEMPROV KEPRI
PEMKAB BINTAN
PEMKAB LINGGA
SPACE IKLAN




DINKES