Nonton Bareng Film Pemberontakan PKI Juga Dilakukan di Pulau Terluar Indonesia Natuna


WARTAKEPRI.co.id, NATUNA – Antusias warga Kabupaten Natuna pulau terdepan NKRI Nonton bareng (nobar) film G30S PKI.

Film garapan sutradara Arifin C. Noer yang menceritakan peristiwa gerakan Partai Komunis Indonesia (PKI) pada 30 September 1965.

Sesuai instruksi dari Panglima TNI melalui Kodim 0318 Natuna terkait pemutaran film dokumenter G30S PKI warga masyarakat sangat mendukung terbukti dengan antusiasnya warga yang hadir pada malam hari pemutaran film.

Untuk mengingat sejarah bangsa terutama kekejaman Partai Komunis Indonesia (PKI), nobar berlangsung berbagai tempat di kecamatan dan desa semenjak Rabu, 23 September Sampai 30 September 2017.

Berbagai tempat telah di laksanakan Antaranya KesabangPolinmas, Komunias Muda Natuna (Komuna),Jaringan Jurnalis indonesia (JJI),Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI/Polri (FKPPI),serta komunitas pengiat sosial Masyarakat Natuna.

Pantauan media, kegiatan yang digelar dimulai sekitar pukul 21.00 WIB. Warga memadati taman tersebut hingga membludak ke jalan raya.

Dengan diputarnya film yang berdurasi lebih kurang 3,5 jam ini menghibur dan dinikmati ribuan warga dari mulai anak-anak, pemuda, hingga orang tua membaur jadi satu di depan layar lebar pantai kencana Rabu,(27/9/2017).

Film yang mengisahkan upaya kudeta yang dilakukan PKI pada bangsa Indonesia ini ditayangkan dengan tujuan mengingatkan masyarakat khususnya generasi muda agar mewaspadai bahaya laten komunis dan mengetahui kekejaman yang pernah dilakukan PKI pada saat melakukan gerakan 30 September 1965 dimana 7 orang Perwira TNI AD diculik dan dibunuh oleh PKI.

Bukan itu saja, tahun-tahun sebelum 1965 silam PKI telah banyak melakukan pemberontakan disertai penganiayaan dan pembunuhan kepada warga Indonesia yang menentang paham komunis.

Rikyrinovsky dari Jaringan Jurnalis Indonesia(JJI) menuturukan, pemutaran film-film bertema perjuangan penting untuk membangkitkan kembali rasa nasionalisme dan patriotisme.

Layak untuk terus digaungkan sebagai refleksi perjuangan di era kemerdekaan, karena itu lanjut Riky, Masyarakat, terutama para generasi muda, perlu mengingat perjuangan pendahulu mereka untuk menumbuhkan rasa percaya diri.

“Para pemuda sekarang harus lebih maju,” ujar dia.

Hal senada katakan Ketua FKPPI PC 3105/Natuna Boy Wijanarko Varianto temui usai melaksanakan nobar bersama ratusan pelajar SMP/SMA se-Natuna di Gedung Serindit.

Menurutnya, sejak tidak diputar pada era reformasi, pelajaran sejarah perjuangan bangsa, Pancasila dan budi pekerti kurang ditanamkan di sekolah-sekolah.

“ Kalau film ini tidak diputar bertahun-tahun, generasi muda tidak pernah tahu, fakta sejarah kekejaman PKI,” tegas Boy.

Karena itu, dengan menonton film ini masyarakat dapat mengerti dan memahami bahwa Ideologi Pancasila adalah ideologi yang tepat bagi bangsa Indonesia yang beraneka ragam.

Pancasila sebagai ideologi negara harus dapat diamalkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Salah seorang, Sukmawati( 34) mengaku datang nonton bareng film diputar di pantai Kencana karena ingin mengenang masa kecilnya. Saat film tersebut masih diputar di televisi.

“Waktu itu saya masih SD dan tidak pernah rampung nonton sampai habis maklum Suara pengiring filem itu membuat saya merinding dan takut namun kini tidak lagi udah gede mas,” kata warga Air lakon, Kecamatan Bunguran timur, Kabupaten Natuna itu.

Ridwan (46) salah seorang warga Kelanga sengaja memboyong keluarga hanya untuk nobar di Pantai Kencana.

“Saya sangat senang, saya melihat di jaman sekarang ini kasihan anak-anak kita yang tidak mengetahui sejarah.

Betapa bagus film ini dan manfaatnya begitu besar, terdapat kejadian yang sangat mengerikan di negeri ini.

” Alangkah baiknya diadakan setiap tahun agar anak-anak mengetahui sejarah yang sebenarnya,” kata pak Ridwan disela-sela pemutaran film.

Tampak hadir menyaksikan pemutaran Film, Komandan Kodim 0318/Natuna Letnan Kolonel (Inf) Ucu Yustiana, Kepala Staf Kodim 0318/Natuna Mayor (Inf) Oki Fikriansyah, Komandan Rayon Militer 01/Ranai Mayor (Inf) Hendra Gunawan, Raja darmika Kadis kominfo dan Muktar Ahmad Kepala kesbangpol.(*)

Redaksi







KADIN _ FORPI


Custom Search