25 Ribu Mahasiswa Kepri Gelar Aksi Kebangsaan Demi Satu NKRI


DPRD BATAM

Klik Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 0

WARTAKEPRI.co.id, BATAM, Kaum muda enerjik khususnya mahasiswa gabungan dari berbagai kampus se-Kepulauan Riau (Kepri) pada 28 Oktober mendatang, siap menggelar Aksi Kebangsaan. Aksi tersebut sebagai bentuk perlawanan terhadap gerakan Radikalisme yang mulai masuk ke wilayah kampus dan kehidupan masyarakat.

25 Ribu Mahasiswa Kepri Gelar Aksi Kebangsaan Demi Satu NKRI

Aksi Kebangsaan yang digelar di daerah-daerah sebagai wujud tindaklanjut dari Aksi Kebangsaan yang digelar di Nusa Dua, Bali pada 25-26 September lalu bersama 3.500 Rektor Perguruan Tinggi dan Presiden Jokowi.

Kepri menjadi bagian dari aksi sejarah ini. “Sebelumnya digelar di Bali bersama ribuan Rektor dan Presiden, dan kali ini digelar di Kepri pada Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober nanti,” terang Hazhary, Koordinator Wilayah Aksi Kebangsaan Melawan Radikalisme Provinsi Kepri kepada awak media usai pembentukan kepanitiaan Steering Comittee (SC) dan Organize Committee (OC), Kamis malam, (12/10/2017) di Golden View, Bengkong Laut, Kota Batam.

Hazhary yang didaulat sebagai Ketua OC menuturkan, sebanyak 25 ribu mahasiswa yang terdiri dari 30 Perguruan Tinggi di Kepri, Tanjungpinang, Bintan, Karimun, Lingga, Anambas dan Natuna secara serentak akan menggelar Aksi Kebangsaan.

Jadi secara bersamaan momentum tersebut digelar di seluruh Indonesia yang melibatkan mahasiswa, dosen dan rektor. “Pada momentum hari Sumpah Pemuda, 4,5 juta peserta seluruh Indonesia akan menggelar aksi ini,” terangnya didampingi Windra Maas.

Adapun teknis pelaksanaanya, akan digelar di setiap perguruan tinggi yang ada di Kabupaten dan Kota masing-masing. Sudah dipetakan semua teknis pelaksanaanya sesuai ketentuan yang telah ditetapkan oleh pusat.

“Acuannya sinkronisasi antara pusat dan daerah, meski terpisah-pisah tapi tetap dalam satu kerangka kepanitiaan,” ujarnya.

Senada dikatakan Presidium Nasional (Presnas) Kepri, Rizki Faisal, Aksi Kebangsaan merupakan tonggak sejarah mahasiswa Indonesia sebagai benteng terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI.

“Saya mendukung aksi ini, yang kebetulan bertepatan dengan momentum Sumpah Pemuda. Pemuda dan mahasiswa dengan dukungan penuh para dosen dan rektor yang merupakan aset bangsa sebagai benteng terdepan NKRI,” tandasnya.

Aksi Kebangsaan Melawan Radikalisme ini timbul dari keprihatianan terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara yang mulai dimasuki faham-faham asing yang bernuansa radikal di Indonesia. Faham yang mengajarkan kekerasan dalam mencapai tujuan dengan mengatasnamakan suku, ras dan antar golongan yang bertentangan dengan Pancasila. (rilis)

Editor: Dedy SWD

Klik Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 0
PEMPROV KEPRI
PEMKAB BINTAN
PEMKAB LINGGA
SPACE IKLAN




DINKES