Dikejar Polisi Karena Takut Ditilang, Pelajar SMKN 2 Lingga Dirawat Patah Tulang


DPRD BATAM

Klik Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 0

WARTAKEPRI.co.id, LINGGA – Pelajar yang tercatat sebagai siswa di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Lingga harus di rawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Encik Mariyam karena takut terjaring razia dalam operasi tertib lalu lintas, Kamis, 13 Oktober 2017.

Petugas dari Samsat Polres Lingga mencoba untuk mengejar korban untuk memeriksa kelengkapan dokumen kendaraan. Namun karena takut, siswa ini kabur dan memacu kendaraannya. Tidak ingin lepas, petugas mengejar kendaran korban.

Diduga tidak mampu menguasai kendaraannya, siswa ini terjatuh. Akibat aksi kejajar kejaran yang terjadi ini, korban mengalami patah tulang kaki.

Pantauan di lapangan RSUD Encik Mariyam dipenuhi masyarakat Daik. Mereka satu per satu berdataangan untuk menyaksikan lebih dekat dan ingin melihat kondisi korban. Disela kerumunan masyarakat tersebut, sempat terjadi dialog singkat antara tokoh masyarakat dengan kepolisian.

Ketua Ormas Gema Lingga, Zuhardi yang berada di rumah sakit sangat menyayangkan tindak opersi razia hunting yang dilakukan petugas. Kejadian ini adalah tidak wajar terjadi Daik. Sejauh ini, katanya, masyarakat Daik belum pernah mengetahui sistem kejar kejaran yang terjadi ini.

“Mereka ini korban. Ini terjadi akibat rasa takut karena belum pernah mengalami,” katanya.

Sejauh ini, hingga berita ini diterbitkan, kedua belah pihak pelajar dan petugas belum bisa untuk dikonfirmasi.(meteo)

Sumber: MediaKepri.co.id

Klik Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 0
PEMPROV KEPRI
PEMKAB BINTAN
PEMKAB LINGGA
SPACE IKLAN




DINKES