Mayjen TNI Felix Hutabarat Tinjau TMMD ke-100 di Belakangpadang Batam


Please follow and like us:

  • 6

WARTAKEPRI.co.id, BELAKANGPADANG – Pelaksanaan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) di Batam sudah mencapai 70-80 persen. Rehabilitasi RTLH ini ditargetkan rampung sebelum penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-100 pada 26 Oktober mendatang.

“Saya yakin akan selesai sebelum TMMD ditutup. Apalagi semangat prajurit saya dan masyarakat yang membantu betul-betul serius, ikhlas. Membuat saya dari Jakarta puas dan bangga pada masyarakat di sini dan prajurit saya di sini,” kata Kepala Staf Ahli Kepala Staf TNI AD (Kasahli Kasad), Mayjen TNI Felix Hutabarat, saat meninjau TMMD ke-100 di Belakangpadang, Batam, Selasa (17/10).

Felix berharap kerjasama antara TNI dengan masyarakat tidak berhenti dengan berakhirnya TMMD nanti. Namun dapat terus terjalin di masa yang akan datang dalam berbagai bentuk kegiatan.

“Harapan saya hubungan baik dengan masyarakat akan dilanjutkan ke depan. Supaya selalu berintegrasi membangun bangsa dan negara lewat daerah masing-masing,” kata Jenderal bintang dua tersebut.

Keterlibatan TNI dalam rehabilitasi RTLH merupakan bentuk pelaksanaan tugas pokok TNI. Yakni mengatasi kesulitan masyarakat di sekitarnya. Dan dikemas dalam kegiatan dari, oleh, dan untuk masyarakat.

“Ini sebenarnya adalah dari kita untuk kita. Isi mengisi untuk mengatasi kesulitan rakyat di sekitar. Kalau belum semua terjangkau, mohon maaf karena keterbatasan anggaran. Kita selalu ngomong ke lurah camat, bersabar, periode depan tetap dapat perhatian. Di sini masih banyak yang harus dibantu,” kata dia.

TMMD, kata Felix, sudah mencapai kegiatan ke-100. Hal ini disebabkan hasil evaluasi tiap tahun, masyarakat dan instansi lain selalu menginginkan TMMD di wilayahnya. Karena pelaksanaan TMMD disesuaikan kebutuhan tiap daerah.

“Bentuk bantuannya disepakati. Di sini bedah rumah, daerah lain pembuatan jalan tembus. Misal dulu nggak ada air PAM, air tawar, kita adakan. Dulu tidak ada listrik, kita buat listrik,” ujarnya.

Adapun kegiatan TMMD ke-100 yang dilaksanakan di Batam meliputi rehabilitasi RTLH, bakti sosial, hingga penyuluhan. Rehabilitasi RTLH dilakukan di tiga kecamatan, Belakangpadang, Galang, dan Bulang. Total 100 rumah direhabilitasi dengan pengerahan 110 prajurit TNI.

Sementara bakti sosial diadakan di dua tempat. Pertama di Kecamatan Galang dengan kegiatan khitan massal, pembagian sembako, penanaman pohon, dan pengobatan gratis. Kedua, pengobatan gratis di Belakangpadang. Di Kecamatan Belakangpadang juga digelar penyuluhan bahaya narkoba kepada pelajar serta penyerahan bantuan sembako dan peralatan olahraga.

“Harapan kami dengan kegiatan ini bermanfaat betul buat Bapak Ibu. Manfaatnya bisa betul-betul Bapak Ibu rasakan. Kalaupun tidak maksimal itulah upaya yang dapat dibuat pemerintah,” kata Felix dalam sambutannya.(*)

Sumber: mcbatam
Editor: WartaKepri

Please follow and like us:

  • 6

PEMPROV KEPRI
DPRD BATAM
PEMKAB BINTAN
PEMKAB LINGGA
SPACE IKLAN