Gerakan Rektor serta Mahasiswa se Kepri Sepakat Lawan Radikalisme


PEMPROV KEPRI

Please follow and like us:

  • 6

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Momen Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2017 mendatang dijadikan titik perlawanan akademisi dari seluruh kampus se-Indonesia, untuk memerangi faham radikalisme yang sudah masuk, dan mulai mempengaruhi mahasiswa.

Terbukti dari sejumlah mahasiswa Indonesia yang telah terpengaruh dengan kegiatan-kegiatan radikal berujung teroris. Seperti menjadi “Pengantin” pada aksi bom bunuh diri, bergabung dengan ISIS di Suriah dan banyak lagi.

Dalam memerangi faham radikalisme ini, masyarakat kampus sepakat menggelar aksi serentak yang terpusat di 34 provinsi se-tanah air.
Pada kegiatan yang dinamakan Gerakan Kebangsaan ini, 4,7 juta mahasiswa se-Indonesia akan berikrar memerangi radikalisme dan hanya menjunjung Ideologi Pancasila.

Di Kepri, Gerakan Kebangsaan ini akan diikuti lebih dari puluhan ribu mahasiswa yang akan dipusatkan pada empat titik. Untuk di Batam, bertempat di Kampus Politeknik Batam, Kampus Putra Batam. Untuk di Tanjungpinang di Lapangan Pameda A Yani Tanjungpinang, serta Costal Area, Tanjungbalai Karimun.

“ Awalnya kita ingin memusatkan pada satu titik, seperti provinsi-provinsi lain, namun karena letak geografis Kepri kepulauan, sehingga kegiatan ini kita sepakati untuk dipecah menjadi empat titik,” ungkap, Prof DR. Ir. Novirman, Rektor Universitas Batam, yang juga dinobatkan sebagai Koordinator Perguruan Tinggi pada aksi ini, didampingi seluruh Rektor dan perwakilan Perguruan Tinggi se-Kepri, Selasa (17/10/2017) di Kampus Uniba, Batam.

Dalam agenda tersebut, Dijelaskan Novirman, mahasiswa akan diajak berdiskusi tentang NKRI dengan mendatangkan narasumber dari Dirjen Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Kapolda Kepri, Danlantaman IV Tanjungpinang, Dan Komandan Korem 033/Wira Pratama.

“Gubernur dan Danlantaman diagendakan di Tanjungpinang, Kapolda di Batam, Danrem di Batam dan Kapolres Karimun di Karimun,” sebut Novirman.

Novirman berharap dengan gerakan ini, faham-faham radikalisme yang secara perlahan dan tanpa sadar telah menysup ke jantung-jantung organisasi pemuda khususnya di kampus-kampus dapat dihapuskan.

Berikut Deklarasi Kebangsaan yang akan dicetuskan dalam Gerakan Akbar Kebangsaan 28 Oktober 2017 secara serentak se-Indonesia.

  1. Satua Ideologi : Pancasila
  2. Satu Konstitisi : UUD 45
  3. Satu Negara : Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
  4. Satu Semboyan : Bhineka Tunggal Ika
  5. Satu Tekad : Melawan Radikalisme.(*)

Tulisan: Novianto
Editor : Dedy Swd

Please follow and like us:

  • 6

DPRD BATAM
PEMKAB BINTAN
PEMKAB LINGGA
SPACE IKLAN