Nelayan Serasan Natuna ‎Main Hakim Sendiri Bakar Kapal Diduga Kapaal Bom Ikan


PEMPROV KEPRI

Please follow and like us:

  • 0

WARTAKEPRI.co.id, NATUNA – Satu pompong nelayan yang berada di pasar ikan Kampung Pelimpak, Kelurahan Serasan, Kabupaten Natuna, Kepri di bakar masa pada Sabtu sore (21/10/2017).

Dari pengakuan warga pompong nelayan tersebut diduga sebagai pelaku bom ikan.

” Ini puncak dari upaya kita sejak awal sudah saya katakan jika masalah edaran Bupati mengenai penggunaan kompresor tidak selesai ini akibatnya ” ucap Rahman, Ketua Nelayan sekaligus Ketua Pokmaswas Kecamatan Serasan yang turut hadir di tengah ratusan masa yang berkumpul di pelabuhan pasar ikan tersebut.

Awal pembakaran diakui masa, mereka sangat yakin pompong tersebut ada bahan peledak.

” Tadi sebelum kami bakar kita semua tidak mengetahui kalau didalam ada bom, yang kami tahu didalam cuma ada kompresor tetapi setelah api kami sulut baru terlihat ada bom, cuma belum selesai dirakit, ada kip nya juga, setelah kami bakar tiba – tiba meledak dengan sangat kencang, kami hampir saja mati, jadi tambah kesal kami ” ucap beberapa orang masa dalam aksi tersebut.

” Kita sudah berupaya telah dilakukan dari agustus sampai kemarin terakhir namun tidak ada juga jalan penyelesaiannya, ini peringtan, ini aksi kami tidak ada koordinator atau pun ketua, ini atas nama masa, kami semua bertanggung jawab” teriak kencang beberapa orang di sela kerumunan masa.

Aksi pembakaran dihadiri ratusan nelayan, akibat kejadian tersebut satu pompong bewarna abu – abu ludes di makan api, sampai berita ini dibuat api masih tampak menyala pada sisa bagian pompong tersebut.

Korban yang diketahui sebagai pemilik pompong, ervan, tampak tidak bisa berbuat banyak saat mengadu kepada Camat Serasan Edi Priyoto.

” Saya warga Kecamatan Tambelan yang bekerja di Serasan. Saya sudah bawa keluarga rencana mau pindah sini, sekarang belum, KTP saya masih Tambelan ” ucapnya.

Pemilik pompong, Ervan sampai saat ini dibawa pihak kepolisian ke Polsek Serasan, dan sampai saat ini belum ada pernyataan resmi dari Kapolsek Serasan terkait kejadian tersebut. 

‎Evan Pemilik Kapal Sedih

Ervan (42) pemilik KTP warga tambelan tak kuasa menahan sedih ketika sejumlah masyarakat kecamatan serasan ngamuk akhirnya satu unit kapal motor 3 ton miliknya beroperasi Di Pulau Serasan habis lahap sijago merah dibakar Massa.

Kapolres Natuna AKBP Charles P Sinaga membenarkan kejadian kebakaran satu unit kapal motor tersebut.

“Ya benar kejadian nya kita masih mendalami motif serta penyebab aksi lakukan sekelompok warga kecamatan Serasan” tersebut Kapolres singkat.(*)

Sumber: AntaraKepri/Ricky Rinovsky
Editor : WartaKepri

Please follow and like us:

  • 0

DPRD BATAM
PEMKAB BINTAN
PEMKAB LINGGA
SPACE IKLAN