Menpan RB Asman Abnur Akan Bubarkan Delapan Lembaga Non Struktural , Ini Daftarnya


PEMPROV KEPRI

Please follow and like us:

  • 0

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Asman Abnur menyampaikan daftar delapan lembaga non-struktural (LNS) yang akan dibubarkan atau dilebur ke lembaga lain tahun ini. Rabu, (25/10/2017)

Asman menuturkan, selama tiga tahun pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, sebanyak 23 lembaga non-struktural yang dibubarkan. Saat ini masih tersisa 99 lembaga non-struktural yang masih terdapat di pemerintahan.

Nanti tidak lagi mencantumkan lembaga non-struktural, kata Asman di Kantor Staf Kepresidenan, Jakarta, Kamis (19/10). (sumber.https://m.katadata.co.id/berita/2017/10/20/pemerintah-bubarkan-8-lembaga-non-struktural-ini-daftarnya)

Peleburan ini dilakukan agar tidak terjadi tumpang tindih kewenangan, delapan (8) Lembaga non-struktural yang akan dilebur tahun ini, diantaranya;
1. Konsil Kebidanan
2. Konsil Keperawatan
3. Konsil Kedokteran
4. Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS)
5. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI)
6. Badan Standarisasi dan Akreditasi Nasional Keolahragaan (BSANK)
7. Komite Anti Dumping Indonesia (KADI)
8. Komite Pengamanan Perdagangan Indonesia (KPPI).

Dengan Pemerintah meleburkan peleburan KONI dan BSANK karena kedua lembaga non-struktural tersebut sama persis tugasnya dengan deputi di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Terkait pemberitaan tersebut, selaku Pengurus INKAI – FKTI Provinsi Kepulauan Riau, Penyandang Dan III. Mustaufiq mengatakan, dengan adanya kabar itu, kita sangat mendukung sekali kebijakan Menpan-RB yang melebur KONI di bawah Kemempora.

“Yang terpenting sekali untuk kedepannya, antara Kornas, Korda dan Korca Institut Karate Do Indonesia (INKAI) – Federasi Karate Tradisional Indonesia (FKTI) harus saling bersinergi, kompak dan kebersamaan, itu yang paling diutamakan”. Terangnya

Dan masalah mendasar yang mana sampai kini masih terus bergulir adalah pengakuan eksistensi serta keanggotaan yang belum diakui KONI, padahal INKAI – FKTI mempunyai atlit – atlit Nasional dan juga Internasional.

“Sementara DPR, Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan Kemenpora, mengakui keberadaan FKTI – INKAI tetapi oleh pihak KONI tetap menolak untuk mengakuinya, dan ini ada apa”. Ungkap Mustaufiq

Tapi biar bagaimana pun prestasi anak – anak didik kita, harus tetap di perjuangkan, baik itu di tingkat daerah maupun di tingkat pusat. Sekali lagi kita akan tetap perjuangkan anak-anak didik kita.

(Andi Pratama)

Please follow and like us:

  • 0

DPRD BATAM
PEMKAB BINTAN
PEMKAB LINGGA
SPACE IKLAN