GO TV Kabel Kepri Tolak Intimidasi MNC Karena Tidak Ada Aturan FTA Wajib Bayar


DPRD BATAM

Klik Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 0

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – ‎Gabungan Operator Televisi Kabel Indonesia, atau disingkat GO TV Kabel lndonesia koordinator daerah Kepri menyatakan tidak ada peraturan pemerintah, mewajibkan pengelola TV Kabel membayar iuran ke TV swasta siaran nasional di Indonesia saat ini. Oleh itu GO TV Kabel menolak membayar iuran ke MNC Group Rp 15 ribu per pelanggan TV Kabel di Kota Batam.

” Kami akan patuh dan bayar iuran yang diminta itu jika ada aturan resmi dari pemerintah. Maka selama ini kami operator yang bayar selama ini, menolak membayar iuran lagi, karena tidak ada ‎aturan tersebut,” papar Dwijatmoko, Koordinator GO TV Kabel Wilayah Kepri, Jumat (24/11/2017) di Pacific Hotel Batam.‎

‎Dwijatmoko, menjelaskan GO TV Kabel adalah organisasi yang didirikan secara sukarela oleh operator dan pengusaha UKM TV Kabel berbadan hukum Indonesia yang berpartisipasi membantu Pemerintah dalam pembangunan penyampaian informasi seluas-luasnya kepada masyarakat.

Dengan potensi lebih dari 7.000 lebih penyelenggara siaran TV kabel yang meredistribusikan siarannya kepada lebih dari Rp 9 juta rumah tangga atau setara dinikmati oleh lebih dari 40 Juta penduduk Indonesia yang berada di pelosok- pelosok negeri dari Sabang sampai Merauke. 

Semua selama ini mendapatkan pelayanan dan nonton TV Kabel saluran TV Swasta Nasional Gratis, karena masuk kategori Free To Air (FTA).

Klik Videonya :‎



Keberadaan channel FTA (Free-to-Air) dari sejumlah Lembaga Penyiaran Swasta (LPS) yang mengudara pada frekuensi publik semestinya harus dapat dinikmati seluas-luasnya bagi seluruh masyarakat lndonesia, baik diperkotaan bahkan hingga dipelosok yang tidak terjangkau siaran teresterial. 

Namun, ada siaran TV Swasta Nasional (MNC GROUP) dengan menggunakan frekuensi publik yang seharusnya dapat dinikmati oleh masyarakat secara gratis; malah mewajibkan operator TV kabel untuk membayar kepada pihak MNC sebesar Rp.15.000./pelanggan setiap bulannya agar mendapatkan hak siar menayangkan kanal MNC group (RCTI, MNC TV, GLOBAL TV, l News) ke masyarakat luas.

Menyikapi adanya intimidasi yang berlangsung secara terus-menerus berupa pelarangan penyiaran Channel FTA dari segelintir oknum kepada para operator TV Kabel yang telah secara sukarela turut membantu menyebarluaskan siaran channel FTA dipelosok negeri ini.

” Kami, setelah tanggal 13 Oktober 2017 lalu mendeklarasikan GERAKAN NASIONAL TAYANG FTA GRATIS, kembali menuntut “Keadilan Sosial Bagi seluruh Rakyat indonesia”untuk kebebasan penayangan channel-channel FTA tersebut demi kebutuhan dan hak seluruh masyarakat lndonesia, sekaligus membantu p‎emerintah mengimplemen tasikan menyebarkan informasi yang merata dan berkeadilan.

Kami mohon dukungan masyarakat dan insan persagar Gerakan Nasional ini dapat memperjuangkan hak-hak masyarakat lndonesia untuk memperoleh informasi dan hiburan dari kanal FTA secara gratis adil dan merata.

Para pengelola TV Kabel di Batam memastikan, ‎kalau iuran TV Kabel saat ini kisaran Rp 75 ribu sampai Rp 85 ribu per bulan. Dari angka itu, semua adalah iuran sewa siaran Sepakbola BEIN, dan chanel chanel Film seperti HBO atau Fox. Sedangkan siaran TV swasta nasional tidak termasuk dalam iuran atau tarif berlangganan.(*)

Editor : Dedy SWD

Klik Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 0
PEMPROV KEPRI
PEMKAB BINTAN
PEMKAB LINGGA
SPACE IKLAN




DINKES