BBM Satu Harga, Pertamina Tambah Dua SPBU-N di Natuna


DPRD BATAM

Klik Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 0

WARTAKEPRI.co.id, NATUNA – PT Pertamina (Persero) hari ini, tanggal 4 Desember 2017, kembali merealisasikan pengoperasian SPBU-N di wilayah terdepan, terluar dan tertinggal (3T) yang menjadi bagian dari Program BBM Satu Harga yang sejalan dengan Nawacita Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, terkait dengan ketahanan energi nasional.

Dua titik SPBU-N yang telah melayani pembelian BBM berlokasi di Kabupaten Natuna itu, meliputi SPBU-N 18.297.067 PT. Sunarco Jl. Abdullah, Desa Sabang Mawang, Kecamatan Pulau Tiga yang melayani kebutuhan Solar untuk nelayan dan usaha perikanan.

Dan SPBU-N 18.297.077 PT. Bintang Utara Mandiri Jl. Raya Teluk Baruk, Desa Sepempang, Kecamatan Bunguran Timur melayani pembelian Premium dan Solar untuk transportasi darat dan laut serta nelayan dan usaha perikanan.

Dua SPBU-N tersebut merupakan dua dari enam titik BBM Satu Harga di Kepuluan Riau. Untuk wilayah Sumatera Bagian Utara, dengan pengoperasian keduanya, genap terdapat enam titik dari target sembilan titik BBM Satu Harga yang sudah beroperasi di Sumbagut, yaitu dua di Kepulauan, Mentawai, Sumatera Barat, dua di Pulau Nias, Sumatera Utara, dan dua di Natuna, Kepulauan Riau.

General Manager MOR I PT Pertamina (Persero) Erry Widiastono mengungkapkan Pertamina berkomitmen tinggi dalam mendukung program BBM Satu Harga yang dicanangkan pemerintah. Dengan terealisasikannya enam outlet BBM Satu Harga di Sumbagut, Pertamina akan terus melakukan percepatan untuk tiga titik lainnya yang diharapkan tuntas hingga akhir tahun.

Khusus di wilayah Kepulauan Riau, masih terdapat empat titik (tiga titik target awal dan satu titik BBM Satu Harga tambahan) yang masih dalam proses pembangunan di wilayah Kepulauan Riau, yang terletak di Kab Anambas, Kab Bintan, dan dua lokasi di Kab Natuna.

“Pengoperasian kedua SPBU-N ini menjadi bukti nyata hadirnya Pertamina untuk memenuhi tugas negara mendistribusikan energi hingga ke pelosok negeri, kendati tugas itu bukanlah hal yang mudah namun dengan sinergi yang kuat antara Pertamina, pemerintah, dan investor, perjuangan mewujudkan BBM satu harga di Kabupaten Natuna akhirnya membuahkan hasil,” ungkap Erry.

Pertamina memenuhi program pemerintah dengan pemberlakuan distribusi BBM 1 harga di Kepulauan Riau sejalan dengan Peraturan Menteri ESDM No. 36 Tahun 2016, perihal percepatan Pemberlakuan Satu Harga Jenis BBM Tertentu (JBT) & Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) secara nasional, yang diberlakukan sejak 1 Januari 2017. Program ini diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah untuk menggerakkan dan memeratakan perekonomian nasional, utamanya di wilayah 3T.

Sebelum beroperasinya kedua SPBU-N tersebut, masyarakat harus membeli Premium seharga Rp7.500 per liter, sedangkan Solar sekitar Rp6.000 per liter.

“Kini dengan dukungan semua stakeholder, mereka dapat merasakan harga yang sama dengan dengan wilayah NKRI lainnya, yaitu Rp6.450 per liter Premium dan Rp5.150 per liter Solar.”tambahnya.

Khusus kegiatan peresmian SPBU-N di desa Teluk Baruk kecamatan Bunguran Timur Natuna, dihadiri Bupati Natuna, Hamid Rizal, Ketua DPRD Natuna, Yusripandi, Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi, M Fanshurullah Asa, Direktur Teknik dan Lingkungan Migas Ditjen Migas KESDM, Patuan Alfon Simanjuntak dan GM PT. Pertamina (Persero) Marketing Operational Region I, Erry Widiastono.

Dalam kesempatan itu, Bupati Natuna, Hamid Rizal, sangat mengapresiasi program BBM Satu Harga.
Ia mengatakan, masyarakat sudah lama menunggu kehadiran SPBU-N tersebut, terutama nelayan.

“Program ini akan berdampak baik bagi masyarakat khususnya nelayan, dimana masyarakat bisa merasakan keadilan harga, dengan kota-kota bersar di Indonesia” ujar Hamid.

Dalam kegiatan peresmian tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Natuna Hamid Rizal, Ketua DPRD Natuna Yusripandi, Kepala BPH Migas M Fanshurullah Asa, Direktur Teknik dan Lingkungan Migas Ditjen Migas KESDM Patuan Alfon Simanjuntak dan GM PT. Pertamina (Persero) MOR I, Erry Widiastono.

Sementara itu, Kepala BPH Migas, M Fanshurullah dalam sambutannya mengatakan, penyalur BBM Satu Harga yang diresmikan, yaitu SPBU-N 18.297.077 daerah Teluk Baruk, desa Sepempang, Kecamatan Bunguran Timur. Dan SPBU-N 18.297.067 di SKPT Selat Lampa/PPI Natuna, desa Sabang Mawang, Kecamatanan Pulau Tiga, Kabupaten Natuna.

“Hari ini kita resmikan sekaligus 2 Penyalur BBM Satu Harga yang ada di Natuna,”Kata Fanshurullah.

Diterangkan Fanshurullah, untuk SPBU-N 18.297.077 di Telok Baruk desa Sepempang, Kapasitas Storage adalah 2 x 18 KL, Sarana Penyalur 2 Dispenser dengan 2 Nozzle Solar dan 2 Nozzle Premium, Harga Jual Permium Rp. 6.450/Liter dan Solar Rp. 5.150/Liter. Untuk Konsumen Transportasi Darat/Laut dan Usaha Perikanan/Nelayan.

Sedangkan, SPBU-N 18.297.067 di SKPT Selat Lampa/PPI Natuna, desa Sabang Mawang Kecamatan Pulau Tiga, Kapasitas Storage adalah 2 x 6 KL, Sarana Penyalur 1 Dispenser 2 Nozzle Solar, Harga Jual Solar Rp. 5.150, untuk konsumen Usaha Perikanan/Nelayan.

“Penyalur BBM Satu Harga di Kabupaten Natuna, merupakan penyalur ke 32 dan 34 yang didirikan oleh PT Pertamina. Selain PT.Pertamina, juga dibantu oleh pihak PT. AKR Corporindo Tbk.,”jelasnya.

BPH Migas, dikatakan M Fanshurulla, akan berkomitmen untuk terus mengawal program BBM Satu Harga yang direncanakan akan terbangun sebanyak 54 Penyalur di wilayah 3T pada tahun 2017, demi mewujudkan keadilan energi bagi masyarakat di seluruh NKRI.(*)

Seumber : Rikyrinovsky

Klik Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 0
PEMPROV KEPRI
PEMKAB BINTAN
PEMKAB LINGGA
SPACE IKLAN




DINKES