Fashion Show Kebaya di Kota Batam Tarik Animo Wisatawan Singapura


DPRD BATAM

Klik Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 0

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Asosiasi Tiara Kusuma menggelar kegiatan bertajuk Batam Asia Fashion And Beauty Parade yang diikuti sebanyak 30 Ibu Nusantara RI di Grand I Hotel, Selasa (5/12/2017).

Kegiatan tersebut diadakan oleh Asosiasi salon kecantikan dan kesehatan seluruh Indonesia Kepri dalam rangka menyambut Hari Ibu. Dikemas dengan seminar sehat Kesehatan dan Keperawanan Wanita oleh Dr. Sharifah Halimah Jaafar dari Malaysia.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ramina, perwakilan dari Kementrian Pariwisata Republik Indonesia. Dengan demikian, pelaksanaan ivent skala international di Batam, Provinsi Kepri ini mendapat dukungan dari Kemenpar.

Ketua DPD Tiara Kusuma, Erma Yudiawati mengatakan kegiatan ini untuk memberikan motivasi kepada Ibu-ibu agar lebih berperan dalam mempertahankan budaya Indonesia. Tak hanya cantik secara lahiriyah, tetapi juga cerdas dan pandai menyikapi usia diatas 40 tahun.

“Jangan khawatir bila masa tua untuk kreatif dalam mengambil peluang usaha. Terutama dalam hal kecantikan dan kesehatan keluarga,” ujarnya.

Saat ini, pihaknya juga mengembangkan wirausaha dengan cara mengadakan pelatihan salon dan spa, salon kecantikan kesehatan dan sudah banyak yang sukses. Disamping itu, pihaknya juga berhasil memberikan pendidikan bagi orang yang mengalami disabilitas untuk wirausaha.

Sementara itu, Ketua Umum DPD Kepri Asosiasi Karnaval Indonesia, Silvia Hilda Kusumaningtyas yang hadir sebagai
National Director International World Pageant mengatakan bahwa grand final pemilihan Mrs International akan digelar di Singapura pada 7 Desember mendatang.

“Itu akan diikuti oleh beberapa negara seperti China, New Zealand, India, Jepang, Thailand, Korea, Myanmar, Vietnam, Malaysia, Australia dan Indonesia,” ungkapnya.

Kata Silvia, orang Singapura sangat tertarik dengan pariwisata Kepri ini. Mereka tertarik hingga akhirnya mampir ke Batam untuk menyaksikan langsung pagelaran fashion show pakaian Kebaya Mrs Kepri.

Beragam pelatihan diberikan kepada Mrs Internasional yang nantinya dapat mereka ikuti di Indonesia dan Kepri khususnya. Diantaranya adalah pertunjukan karnaval dan sanggar seni, salon kecantikan dan kesehatan yang merupakan potensi pariwisata Indonesia.

“Kami juga adakan karantina pemilihan Mis Republik International di Singapura dari tanggal 1 hingga 7 Desember mendatang. Saya jadi jurinya besok di Orchid Club Singapore,” papar Duta Mrs Indonesia ini.

Lanjut dia, para finalis Mrs Republic International itu melakukan kunjungan persahabatan ke Kota Batam pada hari Selasa 5 Desember 2017 di Hotel GRANDs I Hotel Batam untuk menyaksikan Batam South East Asia Fashion & Beauty Parade, dilanjutkan kunjungan ke Vihara Dura Maitreyawira, Masjid Raya serta sejumlah tempat perbelanjaan.

Kemudian, di tanggal 16 Desember nanti, mereka diundang kembali untuk mengikuti acara BP Batam International Culture Carnival yang bekerjasama dengan DPD Asosiasi Karnaval Indonesia (AKARI) Provinsi Kepri. Akan dihadiri oleh ratusan talent/model dari dalam dan luar negeri (Jember Fashion Carnival- pimpinan Dynand Fariz – Ketua DPP AKARI, Solo Batik Carnival, Kepri Carnival dari Batam,Tanjung Pinang dan Lingga).

“Serta utusan-utusan team kesenian dari Singapura dan negara-negara tetangga lainnya,” ucap Silvia menerangkan.

DPD AKARI Kepri didukung penuh oleh BP Batam dan Kementrian Pariwisata RI untuk meneyelenggarakan ivent BP Batam International Culture Carnival tersebut. Artinya, dua kegiatan itu mendapat dukungan penuh dari Kementrian Pariwisata.

Menurutnya, banyak destinasi wisata bisa dikembangkan di Provinsi Kepri yang akan membawa kepada ivent International. Tentu dengan cara memperbanyak ivent pariwisata yang bisa meningkatkan kunjungan turia lokal, maupun mancanegara.

“Saya terharu Singapura punya 14 juta kunjungan turis setiap tahunnya, namun Batam hanya 1.4 juta setahun. Batam bisa lebih dari Bali karena turis Singapura bisa kita tarik untuk singgah,” jelas dia.

Semua itu tentunya perlu dukungan dari pemerintah melalui Kementrian Pariwisata. Yakni dengan lebih meningkatkan kerjasama bersama asosiasi yang ada di Indonesia.

“Termasuk dengan pemerintah Singapura, supaya peluang turis yang singgah ke Batam lebih banyak,” pungkasnya. (amrul)

Klik Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 0
PEMPROV KEPRI
PEMKAB BINTAN
PEMKAB LINGGA
SPACE IKLAN




DINKES