Batam Harus Berbenah Wujudkan Pelayanan Pariwisata yang Berkualitas

DEWAN PERS WARTAKEPRI

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 0

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Kementrian Parawisata bersama Dinas Kebudayaan dan Parawisata Kota Batam, mengadakan Seminar Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Kota Batam bertemakan “Optimalisasi Potensi Parawisata Batam Sebagai Industri Parawisata yang Berkelanjutan”, Senin (11/12/2017).

Seminar yang berlangsung di gedung Walikota Batam ini, menghadirkan narasumber Ketua ISEI Kota Batam, Perwakilan Bank Indonesia (BI), Badan Pengusahaan (BP Batam), Kadin Kota Batam, dan Batam Tourism Polytechnic (BTP).

Kegiatan yang digagas oleh ISEI Kota Batam ini, sebagai langkah pariwisata kedepannya dimana Batam harus berbenah untuk mencapai pelayanan parawisata yang berkualitas.

Kepada wartakepri.co.id, selaku Kepala Bidang Promosi Wisata Pertemuan dan Konvensi Asdep Bisnis dan Pemerintah Kemenpar, Eddy Susilo mengatakan, Batam sebagai pintu gerbang untuk mencapai target butuh kreatifitas dalam setiap aktifitas.

“Kementrian Parawisata siap membantu di bidang Sumber Daya Manusia (SDM), dimana SDM kita harus dapat memberikan layanan yang optimal dalam menerima tamu, pelayanan, serta memberikan informasi yang tepat,” ujarnya.

Menurutnya, hal-hal tersebut harus disiapkan dan dimulai untuk membuat parawisata itu lebih baik di Batam.

Ditempat yang sama, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kepulauan Riau, Gusti Raisal Eka Putra mengatakan sektor industri pariwisata belum begitu besar memberikan kontribusi pada ekonomi di Kepulauan Riau.

Untuk itu, sadar wisata dengan kesiapan SDM sangat penting dalam mendorong turis/wisman datang berkunjung dan menetap sementara dengan mengembangkan kampung tua (daerah tradisional/lama.red) menjadi home industri yang ada kaitannya dengan parawisata.

“Seperti adanya Home Stay (rumah panggung) khas Melayu Kepri, kerajinan tangan (kerang, batik tulis dan lainnya), festival budaya, kuliner dan lainnya,” ungkap Gusti.

Selain itu, dalam meningkatkan sektor parawisata, dalam waktu dekat akan ada Peraturan Daerah (Perda) terkait dengan kemajuan kebudayaan Melayu yang merujuk pada Undang-undang nomor 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

Selaku Ketua ISEI Kota Batam/Kepala Dinas Kebudayaan dan Parawisata Kota Batam, Pebrialin menambahkan, pada konsep Pemajuan Kebudayaan, dalam hal pelestarian, perlindungan, pemanfaatan dan pembinaan, sehingga masyarakat luas dapat memahami serta familiar terhadap budaya Melayu.

“Dengan terwujudnya Perda yang masih dalam bentuk rancangan konsep/draf ini nantinya di tempat-tempat tertentu (bandara, pelabuhan, hotel dan lainnya) juga akan ada nuansa budaya Melayu mulai dari musiknya, busana, hingga kuliner,” pungkasnya. (Andi Pratama)

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 0

Berita Terkait




PEMPROV KEPRI
DPRD BATAM
PEMKAB BINTAN
PEMKAB LINGGA
SAMSAT KEPRI KODIM BATAM