Tahun Depan Lingga Buka Peluang Investasi di Sektor Ini

BANNER WARTA KEPRI

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 28

WARTAKEPRI.co.id, LINGGA – Pentingnya pendapatan asli daerah merupakan ujung tombak untuk gairah pembangunan daerah. Untuk itu, Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Lingga, mengadakan gebyar pajak, Selasa (12/12/2017 ).

Gebyar pajak bertujuan agar adanya partisipasi para pemberi pajak untuk meningkatkan pendapatan pajaknya kepada daerah. Pajak yang masuk ke Badan Pendapatan Daerah sesungguhnya bermanfaat bagi pembangunan infrastruktur sarana dan prasarana.

Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Linngga, Said Sudrajat menyebutkan bahwa para pemberi pajak merupakan ujung tombak bagi daerah. Secara otomatis, mereka juga telah ikut serta membangun daerah.

Hal ini dikarenakan segala jenis sumber pajak yang masuk ke Badan Pendapatan Daerah itu, dimasukkan sebagai pendapatan daerah yang tertuang pada pos Anggaran Belanja Daerah.

“Untuk itu kita berharap agar masyarakat memenuhi unsur pajaknya. Maka dengan semakin besar pendapatan dari pajak, akan semakin banyak pula yang dapat dibuat oleh Pemerintah Daerah terhadap masyarakat. Seperti untuk pembangunan infrastruktur sarana dan prasarana untuk yang di butuhkan oleh masyarakat,” terang pria yang akrab disapa Ajad ini.

Pemerintah daerah melalui Badan Pendapatan Daerah, berdasarkan usulan Bupati Lingga, agar mengadakan pemberian penghargaan bagi para pemberi pajak yang tertinggi di daerah.

Sekaligus berharap pajak yang sudah diberikan itu, terus dapat ditingkatkan dan menjadi contoh bagi masyarakat lainnya agar ketaatan pajak bermanfaat bagi pembangunan daerah.

Pada acara gebyar pajak ini, pemerintah memberikan 50 sertifikat kepada para pemberi pajak realisasi penerima PBB- P2 yang tertinggi tahun 2017 ini.

Bupati Lingga, Alias Wello dalam sambutannya mengatakan bahwa salah satu target untuk daerah itu di dapati dari sisi pajak. Tahun 2018 nanti, akan ada peningkatan dari beberapa sektor. Diantaranya sektor investasi, seperti pariwisata dan tambang.

“Kalau saat ini pendapatan pajak kita baru 20 miliar. Namun tahun depan targetnya 27 miliar. Untuk mewujudkan hal ini, tentunya akan ada genjotan dengan mengundang investor sebanyak mungkin untuk berinvestasi di Lingga,” jelas Wello.

Bupati pun yakin pada tahun 2018 nanti geliat ekonomi di Lingga akan menampakkan diri untuk peningkatkan pendapatan masyarakat dan daerah. Tentunya dengan mulai terbukanya beragam lapangan kerja.

“Kita berharap kepada Badan Pendapatan Daerah agar dapat memberi dan melayani para investor serta pemberi pajak dengan baik dan digratiskan. Hal ini agar ada keseimbangan dengan pelayanan terbaik bagi pemberi pajak kepada daerah,” ucap dia.

Menurut Wello, APBD Lingga pada tahun 2018 mendatang adalah Rp 754 miliar. Dari jumlah itu, sebanyak Rp 20 miliar merupakan sumbangsih dari pendapatan pajak.

“Meski sekarang masih kecil pendapatannya, namun kita tetap efektifkan dan memaksimalkan pembangunan daerah,” tuturnya.

Itu semua akan segera terjawab kedepannya dengan membuka peluang investasi yang masuk ke Lingga. Segala administrasinya akan digratiskan alias tanpa dipungut bayaran. Pihaknya akan membuka diri kepada investor untuk mempromosikan daerah Lingga.

“Sehingga investasi akan bergerak cepat di Lingga,” tutup pria yang akrab disapa Awe ini. (ravi)

Klik Follow Untuk Baca Berita Terbaru Kami :

  • 28
DEWAN PERS WARTAKEPRI
DPRD BATAM
DPRD LINGGA
 Warta Kepri
 Warta Kepri

Berita Terkait



PEMPROV KEPRI
PEMKO TANJUNGPINANG
PEMKO BATAM PEMKAB LINGGA
PEMKAB BINTAN
PEMKAB LINGGA